Apa Itu Kesehatan Mental Dan Bagaimana Cara Merawat

MerdekaSatu.com – Apa Itu Kesehatan Mental Dan Bagaimana Cara Menjaga. Kesehatan mental seringkali luput dari perhatian. Padahal, kondisi mental yang sehat merupakan salah satu kunci untuk menjaga kesehatan tubuh dan terhindar dari berbagai penyakit. Namun, tahukah Anda apa itu kesehatan mental? Untuk mengenalnya lebih baik, baca ulasan berikut tentang semua yang perlu Anda ketahui tentang kesehatan mental.

Apa Itu Kesehatan Mental Dan Bagaimana Cara Merawat

Merawat Kesehatan Mental Dan Bagaimana Cara Mencegahnya

Kesehatan jiwa di pengaruhi oleh peristiwa kehidupan yang berdampak besar pada kepribadian dan perilaku seseorang. Kejadian ini bisa berupa kekerasan pada rumah tangga, asusila, atau stres berlebih yang parah. Jika kesehatan jiwa terganggu, maka timbul gangguan jiwa atau penyakit jiwa. Gangguan mental dapat mengubah cara seseorang menghadapi stres, berhubungan dengan orang lain, membuat keputusan, dan memicu keinginan untuk menyakiti diri sendiri.

Pengertian Kesehatan Mental Dan Cara Merawat Mental Tetap Bagus

Beberapa jenis gangguan mental yang paling umum adalah depresi, gangguan bipolar, kecemasan, gangguan stres pascatrauma (PTSD), gangguan obsesif-kompulsif (OCD), dan psikosis. Beberapa penyakit mental dapat terjadi saat penderita tertentu, Contoh. Depresi setelah persalinan, dapat pengaruhi ibu ketika sesudah melahirkan.

Baca Juga : Cara Agar Tubuh Tetap Prima Setelah Begadang

Gejala Kesehatan Mental

Gejala Kesehatan Mental

Faktor Gangguan jiwa atau penyakit jiwa bisa diawali dengan beberapa gejala berikut ini, antara lain:

  • Berteriak atau berkelahi dengan keluarga dan teman.
  • Waham, paranoia, atau halusinasi.
  • Kehilangan konsentrasi.
  • Kecemasan, kekhawatiran, atau rasa bersalah yang selalu menghantui.
  • Tidak bisa mengatasi stres atau problem berhari-hari.
  • Kemarahan jika berlebih dan cenderung dengan melakukanPengalaman buruk dan kenangan yang tidak bisa dilupakan.
  • Memiliki pikiran untuk menyakiti diri sendiri atau orang lain.
  • Penarikan diri dari orang-orang dan aktivitas sehari-hari.
  • Mendengar suara atau mempercayai sesuatu yang tidak benar.
  • Mengalami rasa sakit yang tak dapat di mengertikan.
  • Selalu Mengalami perubahan suasana hati yang drastis yang menyebabkan masalah dalam hubungan dengan orang lain.
  • Merasa luar biasa bingung, pelupa, marah, tersinggung, cemas, mudah tersinggung, khawatir, dan cemas.
  • Selalu merasa sedih, tidak berarti, tidak berdaya, putus asa, atau putus asa.
  • Merokok, minum alkohol lebih banyak dari biasanya atau bahkan menggunakan narkoba.
  • Perubahan drastis dalam kebiasaan makan, seperti B. makan terlalu banyak atau terlalu sedikit.
  • Perubahan gairah seks.
  • Kelelahan yang signifikan, penurunan energi, atau kesulitan tidur.
  • Ketidakmampuan untuk melakukan aktivitas sehari-hari seperti menjaga anak atau pergi ke sekolah atau bekerja.
  • Tidak dapat memahami situasi dan orang.

Penyebab Psikologis

Penyebab Psikologis

Inilah macam-macam penyebab gangguan mental yang sering di alami adalah:

  • Cedera kepala.
  • Faktor genetik atau ada riwayat keluarga gangguan jiwa.
  • Kekerasan dalam rumah tangga atau kekerasan lainnya.
  • Pelecehan anak atau riwayat pelecehan anak.
  • Memiliki kelainan pada kimia otak atau kelainan otak.
  • Mengalami diskriminasi dan stigma.
  • Menyaksikan kehilangan atau kematian seseorang yang sangat dekat.
  • Mengalami kerugian sosial, seperti kemiskinan atau masalah utang.
  • Pengangguran, kehilangan pekerjaan atau tunawisma.
  • Pengaruh zat beracun, alkohol yang dapat merusak otak.
  • Stres berat dialami dalam waktu lama.
  • Merasa terisolasi secara sosial atau kesepian.
  • Tinggal di lingkungan yang buruk.
  • Trauma yang signifikan seperti, pertempuran militer, kecelakaan serius atau kejahatan sebelumnya.

Faktor Risiko Kesehatan Mental

Faktor Risiko Kesehatan Mental

Beberapa faktor risiko gangguan jiwa, antara lain:

  • Wanita berpotensi dapat risiko tinggi saat mengalami depresi dan kecemasan, sedangkan pria berisiko lebih tinggi alami kecanduan zat dan kelakuan antisosial.
  • Seorang wanita setelah melahirkan.
  • Memiliki masalah masa kecil atau gaya hidup.
  • Ketika memiliki pekerjaan yang menyebabkan stres, mislkan. Dokter dan pengusaha.

Apakah Anda memiliki riwayat anggota keluarga atau anggota keluarga dengan gangguan jiwa.

  • Gejala memiliki riwayat lahir kelainan otak.
  • Mempunyai riwayat penyakit jiwa.
  • Mengalami gagal di kehidupannya, contoh sekolah atau klingkungan kerja.
  • Penyalahgunaan alkohol atau resep terlarang.

Diagnosa Kesehatan Jiwa

Seorang psikiater atau psikiater akan mendiagnosis gangguan mental dengan memulai wawancara medis dan wawancara psikiatri lengkap tentang riwayat perkembangan gejala pasien dan riwayat penyakit dalam keluarga pasien. Pemeriksaan fisik menyeluruh kemudian dilakukan untuk menyingkirkan penyakit lain.

Diagnosa Kesehatan Jiwa

Jika perlu, dokter akan meminta pemeriksaan penunjang seperti tes fungsi tiroid, skrining alkohol, serta CT scan untuk mengetahui ada tidaknya kelainan pada otak pasien. Setelah kemungkinan penyakit lain telah di singkirkan, dokter memberikan penanganan dan rencana perawatan untuk mengelola emosi penderita.

Pencegahan Kesehatan Mental

Pencegahan Kesehatan Mental

Beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya gangguan jiwa, yaitu:

  • Dapatkan latihan fisik dan tetap aktif secara fisik.
  • Membantu orang lain dengan tulus.
  • Jauhkan pikiran positif.
  • Memiliki kemampuan untuk memecahkan masalah.
  • Dapatkan bantuan profesional jika diperlukan.
  • Menjaga hubungan baik dengan orang lain.
  • Pastikan Anda cukup tidur dan istirahat.

Baca Juga : Gangguan Kesehatan yang Dikeluhkan Ibu Hamil

Cek Merawat Kesehatan Mental di Kedokteran Kesehatan Jiwa

Beberapa pilihan penyembuhan yang di lakukan oleh dokter dalam menangani gangguan jiwa, antara lain:

Psikoterapi

Penanganan psikoterapi adalah terapi bicara yang menawarkan orang media yang aman untuk mengekspresikan perasaan mereka dan meminta nasihat. Psikiater akan memberikan bantuan dengan membimbing orang dalam mengendalikan emosinya. Di samping perawatan dari dokter, psikoterapi adalah metode paling efektif untuk mencegah penyakit mental. Beberapa contoh psikoterapi termasuk terapi perilaku kognitif, terapi paparan, terapi perilaku dialektik, dan sebagainya.

Bahan Kimia Terlarang

Pemberian resep untuk menangani penyakit mental umumnya di tujukan untuk mengubah bahan kimia otak di otak. Perawatan ini adalah inhibitor reuptake serotonin selektif (SSRI), inhibitor reuptake serotonin norepinefrin (SNRI), dan antidepresan trisiklik. Pada umumnya di kombinasikan dengan psikoterapi untuk mencapai hasil penanganan yang lebih efektif.

Tidak bergerak. Rawat inap di perlukan bila pasien memerlukan pemantauan ketat terhadap gejala penyakit yang dideritanya atau bila terjadi kedaruratan psikiatri, seperti: percobaan bunuh diri.

Kelompok Pendukung

Support group umumnya terdiri dari orang-orang dengan penyakit mental serupa atau orang-orang yang telah mampu mengendalikan emosinya dengan baik. Mereka berkumpul untuk berbagi pengalaman dan saling membimbing menuju pemulihan.

stimulasi otak. Stimulasi otak berupa terapi electroconvulsive, stimulasi magnetik transkranial, perawatan eksperimental yang disebut stimulasi otak dalam, dan stimulasi saraf vagus.

Salahgunakan Zat

Salahgunakan Zat

Perawatan ini di berikan kepada lingkungan setempat dengan penyakit mental yang di perolehkan dari kecanduan karena salahgunaan zat. Buatlah rencana untuk diri Anda sendiri, seperti. Mengelola gaya hidup dan kebiasaan sehari-hari Anda untuk memerangi penyakit mental. Rencana ini bertujuan untuk memantau kesehatan, mendukung proses pemulihan, dan mengidentifikasi pemicu atau tanda peringatan penyakit.

Kapan ke dokter?

Jika Anda atau orang yang Anda cintai mengalami gejala di atas terus menerus dan tidak kunjung membaik, sebaiknya segera periksakan ke psikiater atau psikiater untuk evaluasi dan penanganan lebih lanjut. Untuk pemeriksaan, Anda bisa langsung membuat janji di sini dengan dokter di rumah sakit pilihan Anda.

Untuk mendapatkan manfaat tersebut, Anda bisa mempraktekkan langkah atau cara pemeliharaan kesehatan mental berikut ini:

Baca Juga :Jenis Makanan dan Olahraga untuk Antisipasi Osteoporosis

  • Membicarakan perasaan Anda dengan seseorang yang Anda percaya dapat membantu Anda merasa di dukung dan tidak sendirian.
  • Tetap aktif, seperti olahraga. Pasalnya olahraga bisa meningkatkan mood Anda.
  • Menerapkan pola makan yang sehat untuk menjaga fungsi otak dan organ tubuh lainnya yang baik untuk kesehatan mental Anda.
  • Hindari alkohol, rokok yang dapat mempengaruhi jiwa dan merusak organ tubuh Anda. Periksa kadar alkohol dalam darah Anda dengan kalkulator kesehatan ini.
  • Tidur yang cukup dapat mengatur suasana hati dan emosi serta mencegah gangguan depresi dan kecemasan.
  • Membentuk dan menjaga hubungan baik dan tetap berhubungan dengan keluarga atau kerabat.
  • Jangan ragu untuk meminta bantuan jika Anda kesulitan mengatasi atau melakukan sesuatu.
  • Lakukan aktivitas yang Anda sukai, yang menyenangkan dan tentunya menyehatkan.
  • Terima dan syukuri semua yang Anda miliki.
  • Jangan hanya meminta bantuan kerabat, penting juga untuk membantu teman yang sedang kesusahan.
  • Berpikirlah positif karena pikiran negatif mempengaruhi keadaan pikiran Anda.
  • Dapatkan vitamin D secara alami dari matahari.
  • Vitamin D baik untuk kesehatan mental karena membantu otak memecah bahan kimia yang meningkatkan mood untuk melepaskan lien.

Kesimpulan

Demikian penjelasan dari kami tentang – Apa Itu Kesehatan Mental Dan Bagaimana Cara Merawat. Anda harus menggunakan cara-cara di atas secara terus menerus untuk mendapatkan hasil yang terbaik. Namun, jika Anda mengalami tanda-tanda gangguan mental.

Bahkan kecenderungan untuk menyakiti diri sendiri dan orang lain, Anda harus segera menemui profesional seperti psikiater atau psikolog. Seorang profesional dapat membantu Anda mengatasi masalah kesehatan mental Anda sehingga Anda dapat kembali ke aktivitas normal Anda.

SHARE ON :