Laporan Keuangan untuk Bisnis

MerdekaSatu.com – Laporan Keuangan untuk Bisnis. Sebagai pelaku bisnis, Anda pasti sudah hapal betul pentingnya laporan keuangan. Namun, untuk jenis gelar itu sendiri, dari yang paling sederhana hingga yang paling rumit, Anda mungkin belum sempat mempelajari semuanya. Tentukan juga mana yang paling tepat digunakan untuk perusahaan tempat Anda bekerja.

Laporan Keuangan untuk BisnisLaporan Keuangan untuk Bisnis Manajemen

Secara umum, laporan keuangan adalah catatan informasi keuangan yang dipegang oleh perusahaan atau korporasi untuk suatu periode akuntansi. Selain sebagai catatan informasi, laporan keuangan sering di gunakan untuk menggambarkan kinerja perusahaan atau bisnis.

Apakah Di Maksud: Akun Tahunan

Bisa terbilang pelaporan keuangan itu penting dan harus sebersih dan seakurat mungkin. Laporan keuangan yang di miliki oleh suatu perusahaan pada umumnya tidak hanya terdiri dari satu jenis laporan keuangan saja, tetapi merupakan gabungan dari tiga sampai lima jenis laporan keuangan yang berbeda yang di susun untuk memberikan informasi yang lengkap.

Baca Juga : Konsep Awareness dan Tenik Tingkatkan Bisnis

Jenis Laporan Keuangan

Ada juga secara luas jenis derajat yang dapat di pecah menjadi lima:

1.Akun Laba Rugi

Laporan laba rugi adalah jenis laporan keuangan yang umumnya berisi tiga informasi keuangan terpenting perusahaan selama periode waktu tertentu. Tiga informasi yang dimaksud di sini antara lain informasi yang berkaitan dengan pendapatan operasional, biaya operasional dan perhitungan laba rugi.

Walaupun rincian kategori utama informasi dalam laporan laba rugi cukup besar, namun tetap ada kendala yang harus diikuti agar laporan laba rugi yang dihasilkan benar-benar menjelaskan informasi laporan laba rugi perusahaan Anda.

Akun Laba Rugi

Misalnya, dalam kategori struk bisnis, tidak semua jenis struk bisnis yang di terima perusahaan Anda bisa masuk dalam kategori tersebut. Hanya pendapatan dari penjualan tunai dan penjualan kredit yang dimasukkan dalam laporan laba rugi. Penambahan aset yang ada atau pendapatan yang diperoleh selama periode waktu yang berbeda tidak boleh di masukkan dalam laporan laba rugi yang akan disiapkan.

Hal yang sama berlaku untuk kategori biaya operasional. Umumnya, beban yang di akui dalam laporan laba rugi berdasarkan pada fungsi atau sifatnya. Pengeluaran yang disebutkan dalam kategori ini termasuk biaya operasional menjalankan bisnis, pajak dan biaya bunga.

Laporan laba rugi dapat di buat dari pencatatan pendapatan dan pengeluaran bisnis dengan menghitung selisih antara keduanya dalam satu periode. Jika total pendapatan pada periode tersebut lebih besar daripada pengeluaran pada periode yang sama, maka perusahaan tersebut dapat di katakan memperoleh laba.

Sebaliknya, jika pendapatan yang di terima lebih kecil dari pengeluaran nominal dalam periode yang di hitung, maka di katakan kerugian.

2.Neraca keuangan

Sementara jenis laporan laba rugi dapat menunjukkan keuntungan atau kerugian perusahaan, neraca dapat menunjukkan kondisi keuangan perusahaan. Jenis laporan keuangan ini mengharuskan Anda untuk mencatat lebih akurat karena juga lebih kompleks.

Neraca dalam laporan keuangan merupakan perhitungan ekuitas suatu perusahaan. Ekuitas ini sendiri dihasilkan dari selisih antara aset dan kewajiban perusahaan. Untuk memahami jenis-jenis laporan keuangan. Kemudian Anda harus terlebih dahulu mempelajari apa yang di maksud dengan aset, kewajiban, dan ekuitas.

Neraca keuangan

Aset adalah semua jenis aset yang di miliki secara sah oleh suatu perusahaan. Aset yang dapat di hitung sebagai aset dapat berupa segala bentuk sumber daya yang dapat di ubah dan di konsumsi dalam waktu 12 bulan. Setelah tanggal neraca, menjadi berbagai aset berwujud dan tidak berwujud yang di harapkan dapat di gunakan lebih dari 12 bulan setelah di konversi atau di gunakan sampai pada tanggal neraca.

Aset dapat berupa, misalnya, uang tunai, komoditas, tanah, gedung perkantoran, atau investasi jangka panjang. Tidak seperti aset, kewajiban adalah hutang atau hutang bisnis yang harus dilunasi baik dalam waktu dua belas bulan dari tanggal neraca atau sesudahnya.

Pinjaman, pinjaman bank jangka panjang dan pendek, bunga utang, atau bahkan tunggakan pajak dapat di kategorikan sebagai kewajiban yang harus di perhitungkan saat menyusun neraca. Dengan mengurangkan nilai aset dari nilai kewajiban yang ada, Anda menemukan ekuitas. Karena ekuitas di hitung sebagai selisih antara aset dan kewajiban, setiap perubahan nilai aset dan kewajiban yang Anda miliki juga memengaruhi nilai bersih ekuitas di neraca.

3.Laporan Perubahan Ekuitas

Dari berbagai jenis laporan keuangan yang tersedia, laporan perubahan ekuitas bisa dibilang merupakan jenis laporan keuangan yang paling rumit untuk di siapkan. Namun, jika jenis laporan keuangan sebelumnya hanya memiliki seperangkat variabel yang perlu di hitung, perhitungan laporan perubahan ekuitas sebenarnya akan di hitung dari laporan laba rugi dan neraca.

Karena kerumitannya, laporan perubahan ekuitas dapat menjelaskan berbagai hal, mulai dari pergerakan ekuitas, saldo ekuitas pada akhir periode akuntansi, hingga kontribusi investor dan pemegang saham dalam bisnis yang Anda jalankan. Namun, penyusunan laporan perubahan ekuitas tidak serumit yang di bayangkan.

Laporan Perubahan Ekuitas

Untuk memastikan bahwa laporan perubahan ekuitas di siapkan dengan benar dan akurat, Anda tidak perlu mengambil tindakan pencegahan yang terasa tidak nyaman atau menghabiskan banyak uang. Di sisi lain, Anda hanya perlu memastikan bahwa laporan laba rugi dan neraca yang Anda hitung seakurat mungkin.

Karena laporan perubahan ekuitas di peroleh dari perhitungan laporan laba rugi dan neraca, maka laporan keuangan jenis ini dapat di jaga keakuratannya dengan memastikan keakuratan laporan laba rugi dan neraca yang menjadi dasarnya.

Hal sebaliknya tentu juga berlaku dalam kasus ini. Jika Anda ceroboh dalam menyiapkan laporan laba rugi atau laporan operasi Anda, seperti mengabaikan ruang lingkup batasan Anda atau mengabaikan satu atau dua item pengeluaran yang menurut Anda tidak terlalu penting untuk di ambil, hasil laporan Anda akan berubah Ekuitas juga terpengaruh dan tidak dapat di perhitungkan lagi. memastikan akurasi.

Baca Juga : Penjelasan Fungsi dan Manfaat Promosi Dalam Bisnis

4.Jenis Laporan Keuangan Dalam Bentuk Arus Kas

Selain laporan laba rugi, neraca, dan laporan perubahan ekuitas, ada dua jenis dan jenis laporan keuangan lain yang tidak kalah pentingnya. Salah satunya adalah laporan arus kas. Di antara jenis deal sebelumnya, cash flow bisa di bilang paling umum di gunakan oleh semua pelaku bisnis. Selain memberikan gambaran nyata tentang keuangan perusahaan, menyiapkan arus kas sebagai laporan keuangan adalah cara termudah untuk melakukannya.

Jenis Laporan Keuangan Dalam Bentuk Arus Kas

Namun, laporan arus kas sebenarnya tidak sesederhana yang di ketahui banyak orang, karena laporan arus kas dapat terbagi menurut jenis dan namanya menjadi laporan tentang arus kas dari kegiatan operasi, investasi dan pendanaan.

Sesuai dengan peruntukannya yang berbeda, pencatatan untuk setiap arus kas juga bisa berbeda. Arus kas operasi, misalnya, akan lebih terfokus pada pelacakan arus masuk dan arus keluar modal yang di gunakan dalam menjalankan bisnis sehari-hari.

Catatan ini memungkinkan operator ekonomi untuk mengukur berapa banyak pendapatan yang mereka terima dan pengeluaran yang terkait dengan operasi bisnis. Arus kas investasi dan aktivitas pendanaan memiliki input dan outputnya sendiri.

5.Catatan untuk Rekening Tahunan

Jenis laporan keuangan terakhir yang perlu Anda ketahui adalah pencatatan laporan keuangan itu sendiri. Walaupun mungkin terdengar sepele, catatan atas laporan keuangan merupakan elemen penting yang harus di perhatikan agar setiap jenis dan gaya laporan keuangan bisnis yang Anda pilih untuk di buat, dapat di buat dengan jelas.

Catatan untuk Rekening Tahunan

Catatan atas laporan keuangan umumnya merupakan dokumen pendukung untuk setiap jenis laporan keuangan yang di susun. Baik laporan laba rugi, neraca, laporan transfer ekuitas, maupun laporan arus kas tidak menjelaskan secara rinci jumlah nosional untuk setiap aktivitas. Catatan atas laporan keuangan, lah, akan melengkapi penjelasannya.

Catatan ini juga di gunakan sebagai referensi saat menyusun atau menganalisis laporan keuangan untuk mendapatkan perkiraan dan situasi aktual perusahaan Anda. Hal ini juga memudahkan untuk membuat catatan pada laporan keuangan tahunan, karena setiap transaksi bisnis yang terjadi di simpan dalam catatan ini. Namun, catatan atas laporan keuangan tidak memuat pengakuan aset dan perubahannya.

Memahami Setiap Definisi Pelaporan Keuangan

Setelah mengetahui berbagai jenis laporan keuangan, Anda harus memahami dengan baik setiap pemahaman yang di miliki untuk memastikan bahwa perkembangan dan operasional bisnis Anda dapat terus berjalan dengan lancar dan maju.

Memahami Setiap Definisi Pelaporan Keuangan

Dengan memahami pentingnya laporan keuangan dan jenis-jenis di atas, Anda dapat menentukan prioritas laporan keuangan yang akan tersusun.

Misalnya, jika bisnis Anda tergolong usaha mikro, kecil, dan menengah. Penyusunan laporan keuangan berupa arus kas operasi pasti akan berdampak maksimal terhadap operasional bisnis Anda.

Namun, jika Anda berniat untuk berekspansi ke berbagai lini bisnis atau model bisnis lain. Dan arus kas investasi akan membantu Anda merancang strategi bisnis yang tepat dan dapat di gunakan bersama dengan laporan perubahan ekuitas untuk meyakinkan penyuntikkan dana baru.

Selain itu, keberadaan laporan keuangan dalam suatu perusahaan juga penting karena fungsi yang di milikinya, misalnya:

1.Laporan Keuangan Sebagai Ukuran Kondisi Bisnis

Karena penyusunan laporan keuangan tahunan sering di lakukan dengan mencatat semua transaksi yang mempengaruhi perusahaan Anda dalam jangka waktu tertentu. Hasil penyusunan laporan keuangan adalah laporan kesehatan bisnis Anda.

Misalnya, jika pengeluaran bisnis Anda jauh lebih tinggi daripada pendapatan yang Anda terima dalam sebulan. Sangat mungkin perusahaan yang Anda jalankan tidak sehat secara operasional atau bahkan dari tahap perencanaan bisnis awal. Asumsi di atas berasal dari pertimbangan bahwa operasi sehari-hari yang sehat. Dan di bantu dengan perencanaan yang matang, mencegah pengeluaran yang berlebihan untuk kegiatan operasional di luar kemampuan pendapatan.

Baca Juga : Pahami Penjelasan Produktivitas Kerja Di Dunia Bisnis

2.Laporan Keuangan Sebagai Bahan Penilaian

Berkaitan dengan fungsi pertama, laporan keuangan juga dapat di gunakan sebagai bahan evaluasi, yang secara berkesinambungan mencatat setiap kegiatan usaha yang di lakukan.

Laporan Keuangan Sebagai Bahan Penilaian

Di level makro. Maka Anda bisa mengukur keberhasilan strategi bisnis yang Anda kejar bahkan memecahnya hingga titik kegagalan terkecil yang harus di perbaiki. Laporan keuangan yang di siapkan dengan cermat memungkinkan Anda menilai apakah keputusan bisnis dapat memberikan hasil nyata yang memenuhi harapan.

3.Pelaporan Keuangan Sebagai Bentuk Tanggungjawaban Usaha

Penting bagi Anda yang melakukan bisnis dengan pihak lain atau menerima suntikan dana dari investor agar laporan keuangan. Sehingga menggambarkan seluruh proses arus kas, laba rugi, ekuitas dan perubahan. Bahkan catatan atas laporan keuangan dapat di jadikan sebagai salah satu bentuk pertanggungjawaban kepada pihak lain. Dengan laporan keuangan Anda dapat menunjukkan pertumbuhan perusahaan Anda.

Kesimpulan

Demikian pembahasan dari kami tentang – Laporan Keuangan untuk Bisnis. Sehingga tiga fungsi utama derajat yang di uraikan di atas tentu tidak bisa di abaikan begitu saja. Kemudian lakukan dokumen keuangan untuk membantu Anda menyiapkan laporan keuangan. Sekian dulu semoga bermanfaat bagi Anda yang menjalankan bisnis atau bagi pemula untuk mempelajari jenis system laporan keuangan bisnis Anda.

SHARE ON :