Pengertian Dan Penyebab Terkena Stroke

MerdekaSatu.com – Pengertian Dan Penyebab Terkena Stroke. Pengidap Stroke adalah suatu kondisi yang terjadi ketika suplai d4r4h ke otak terputus atau berkurang karena penyumbatan (stroke iskemik) atau pecahnya pembuluh d4r4h (stroke hemoragik).

Tanpa d4r4h, otak kekurangan oksigen dan nutrisi, menyebabkan sel-sel di beberapa area otak mati. Kondisi ini menyebabkan bagian tubuh yang dikendalikan oleh area otak yang rusak menjadi tidak berfungsi.

Pengertian Dan Penyebab Terkena Stroke

Pengertian Dan Penyebab Terkena Stroke Apa Saja Cirinya

Stroke merupakan keadaan darurat yang perlu ditangani sesegera mungkin karena sel-sel otak dapat mati dalam hitungan menit. Tindakan pencegahan yang tepat waktu dan tepat dapat meminimalkan tingkat kerusakan otak dan mencegah kemungkinan komplikasi.

Faktor Risiko Stroke

Ada beberapa faktor yang meningkatkan risiko stroke. Selain stroke, faktor risiko tersebut juga dapat meningkatkan risiko serangan jantung. Faktor-faktor ini meliputi:

Baca Juga : Pengertian Dan Penyebab Terkena Hipertensi

Faktor kesehatan, yang meliputi:

  • Kolesterol Tinggi.
  • Kondisi jantung seperti gagal jantung, cacat jantung bawaan, infeksi jantung atau irama jantung yang tidak normal.
  • Apnea tidur
  • Pernah mengalami TIA atau serangan jantung sebelumnya.

Faktor gaya hidup meliputi:

  • Kurang olahraga atau aktivitas fisik.
  • Penggunaan resep terlarang.
  • Kecanduan alkohol.

Penyebab Stroke

Ada dua jenis stroke tergantung penyebabnya, yaitu:

Pertama Stroke Iskemik. Stroke iskemik terjadi ketika arteri yang membawa d4r4h dan oksigen ke otak menyempit, mengakibatkan penurunan aliran d4r4h ke otak. Kondisi ini juga dikenal sebagai iskemia. Stroke iskemik dapat di bagi lagi menjadi dua jenis, stroke trombotik dan stroke embolik.

Penyebab Stroke

Kedua Stroke Hemoragik. Stroke hemoragik terjadi ketika pembuluh d4r4h di otak pecah dan menyebabkan pend4r4han. Pend4r4han di otak dapat di picu oleh berbagai kondisi yang mempengaruhi pembuluh d4r4h. Kondisi tersebut antara lain tekanan d4r4h tinggi yang tidak terkontrol, melemahnya dinding pembuluh d4r4h, dan pencegahan dengan pengencer d4r4h. Stroke hemoragik terdiri dari dua jenis yaitu perd4r4han intraserebral dan subarachnoid.

Gejala Stroke

Setiap bagian otak mengontrol bagian tubuh yang berbeda, sehingga gejala stroke bergantung pada bagian otak mana yang terpengaruh dan tingkat kerusakannya. Karena itu, gejala atau tanda stroke dapat bervariasi dari orang ke orang.

Umumnya, bagaimanapun, stroke datang tiba-tiba. Berikut 3 sebab utama stroke yang mudah di tandai :

  • Satu sisi wajah akan turun dan tidak bisa tersenyum karena mulut murung atau mata murung.
  • Tidak dapat mengangkat lengan karena kelemahan atau mati rasa. Tidak hanya lengan tetapi juga kaki di satu sisi lengan lemah.
  • Bicara tidak jelas, bingung, atau bahkan tidak dapat berbicara sama sekali meskipun orang tersebut tampak dalam keadaan sadar.

Beberapa tanda dan gejala stroke lainnya meliputi:

  • Mual dan muntah.
  • Sakit kepala parah yang datang tiba-tiba, disertai dengan leher kaku dan sensasi berputar (vertigo).
  • Penurunan kesadaran.
  • Kesulitan menelan (disfagia) yang menyebabkan tersedak.
  • Gangguan keseimbangan dan koordinasi.
  • Kehilangan penglihatan secara tiba-tiba atau penglihatan ganda.

Baca Juga : Jenis Angin dan Proses Terbentuknya Angin

Diagnosa Stroke

Jika Anda mengalami salah satu gejala di atas, segera pergi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Untuk menentukan jenis pencegahan yang paling tepat bagi korban stroke, dokter terlebih dahulu menilai jenis stroke dan area otak yang mengalami stroke.

Dokter Anda mungkin juga merekomendasikan tes lain, seperti tes d4r4h, CT scan, MRI, elektrokardiografi, ultrasound Doppler karotid, dan ekokardiografi.

Komplikasi Stroke

Stroke dapat menyebabkan berbagai komplikasi, dan sebagian besar komplikasi ini berakibat fatal. Beberapa jenis komplikasi yang dapat terjadi antara lain:

Trombosis vena dalam. Beberapa orang mengalami pembekuan d4r4h di anggota tubuh yang lumpuh. Kondisi ini disebut deep vein thrombosis. Kondisi ini terjadi karena gerakan otot-otot kaki berhenti, yang memutus aliran pembuluh d4r4h di kaki. Ini meningkatkan risiko pembekuan d4r4h. Trombosis vena dalam dapat diobati dengan bahan antikoagulan.

Komplikasi Stroke

Beberapa orang yang pernah mengalami stroke hemoragik mungkin mengalami hidrosefalus, yaitu penumpukan cairan serebrospinal di rongga jauh di dalam otak (ventrikel). Ahli bedah saraf memasukkan tabung ke dalam otak untuk mengalirkan cairan yang terkumpul.

Kerusakan akibat stroke dapat mengganggu refleks menelan, membuat makanan dan minuman berisiko tersangkut di saluran udara. Masalah menelan ini disebut disfagia. Disfagia dapat menyebabkan pneumonia aspirasi.

Pencegahan Stroke

Perawatan khusus untuk penderita stroke tergantung pada jenis stroke, stroke iskemik atau stroke hemoragik.

Tetap berpegang pada diet. Makan terlalu banyak makanan asin dan berlemak dapat meningkatkan kadar kolesterol d4r4h dan risiko tekanan d4r4h tinggi, yang dapat memicu stroke. Hindari konsumsi garam berlebihan. Konsumsi garam yang ideal adalah hingga 6 gram atau satu sendok teh per hari.

Pola Makan

Makanan yang di anjurkan adalah makanan yang kaya akan lemak tak jenuh, protein, vitamin dan serat. Semua nutrisi tersebut dapat di peroleh dari sayuran, buah-buahan, biji-bijian, dan daging tanpa lemak seperti dada ayam tanpa kulit.

Apakah Anda melakukan olahraga secara teratur. Olahraga teratur memungkinkan jantung dan sirkulasi bekerja lebih efisien. Olahraga juga dapat menurunkan kolesterol dan menjaga berat badan dan tekanan d4r4h pada tingkat yang sehat.

Baca Juga : Cara Agar Tubuh Tetap Prima Setelah Begadang

Berhenti Merokok. Perokok dua kali lebih mungkin terkena stroke karena merokok dapat menyempitkan pembuluh d4r4h dan membuat d4r4h lebih mudah menggumpal. Berhenti merokok juga berarti mengurangi risiko berbagai masalah kesehatan lain seperti penyakit paru-paru dan jantung.

Penutup

Sekian dari kami pembahasan tentang – Pengertian Dan Penyebab Terkena Stroke. Maka Kita perlu menghindari penggunaan NAPZA. Jenis herbal tertentu dapat menyempitkan arteri dan mengurangi aliran d4r4h. Sekian TerimaKasih Semoga Bermanfaat.

SHARE ON :