Cara Instal Sistem Dual Boot Ubuntu di Windows

MerdekaSatu.com – Cara Instal Sistem Dual Boot Ubuntu di Windows – Pada tutorial kali ini saya akan menjelaskan langkah-langkah install Ubuntu 20.04 dual boot dengan Windows 10 bagi pemula yang baru memulai migrasi dari Windows ke Linux. Selain Windows 10, tutorial ini juga berlaku untuk sobat yang menggunakan Windows 7 dan Windows 8.x

Seperti yang kita ketahui, dual boot atau dual booting merupakan salah satu fungsi pada komputer ketika dihidupkan untuk memilih dan menjalankan lebih dari satu sistem operasi (operating system). Kedepannya, para pengguna bisa memilih sistem operasi mana yang akan di terapkan. Untuk beralih ke sistem operasi yang berbeda, pengguna cukup me-restart komputer atau laptop.

Cara Instal Sistem Dual Boot Ubuntu di Windows

Berikut Cara Instal Sistem Dual Boot Ubuntu di Windows Bagi Pemula

Dual boot adalah istilah di mana dua atau lebih sistem operasi diinstal pada komputer, yang dapat berjalan secara bergantian, misalnya Windows dan Linux. Metode dual boot ini sangat berguna bagi akalian yang baru belajar menggunakan GNU Linux dan belum siap untuk sepenuhnya melakukan migrasi dari Windows ke Linux. Jika Akalian sudah menguasainya dan benar-benar yakin untuk bermigrasi dari Windows ke Linux, Akalian bisa menggunakan metode single boot.

Dual boot biasanya digunakan untuk berbagai keperluan seperti B. untuk mempelajari sistem operasi atau untuk pekerjaan yang kemampuan sistem operasi alternatifnya lebih optimal.

Baca Juga : Ketahui Apa Kelebihan dan Kekurangan Pada Linux

Langkah-langkah instalasi dual boot Ubuntu Linux dengan Windows 10

1.Persyaratan

  • Unduh dan instal file ISO Ubuntu.
  • Siapkan flash disk berukuran sekitar 4-8 GB
  • Untuk mem-flash bootable, unduh Rufus.

2.Spesifikasi PC untuk Menjalankan Ubuntu 18.04 LTS (Disarankan)

  • Prosesor inti gakalian 2 GHz atau lebih tinggi
  • Memori RAM 4 GB
  • Ruang hard disk kosong 25 GB
  • Akses internet untuk tujuan lain

3.Buat Partisi Baru

Siapkan partisi baru yang akan digunakan untuk menyimpan OS Ubuntu. Sebagai contoh, di sini saya meninggalkan 150+ GB ruang disk kosong untuk OS Ubuntu.

4.Menggunakan Flash Disk Yang Dapat Di-Boot

Selanjutnya gunakan bootable flash drive dengan sistem operasi Ubuntu 18.04 dan gunakan software atau aplikasi Rufus.

5.Boot Dari Flash Disk

Karena kita menggunakan flash drive sebagai media instalasi, pertama-tama kita harus masuk ke pengaturan BIOS dan kemudian memilih prioritas boot, yang diatur ke nama atau merek flash drive.

Akalian dapat menekan F2, Del atau kombinasi tombol lainnya pada keyboard. Sesuaikan dengan spesifikasi komputer atau laptop Akalian. Setelah itu, jangan lupa untuk menyimpan pengaturan BIOS Akalian.

Baca Juga : Cara Install Ubuntu Server 18.04 Bagi Pemula

6.Mulai Instal Ubuntu 18.04 LTS

Untuk memulai instalasi,

  • pertama pilih bahasa Inggris di area selamat datang, lalu lanjutkan atau instal Ubuntu.
  • Selanjutnya, pilih tata letak keyboard bahasa Inggris (AS).
  • Kemudian pilih Berikutnya.
  • Di bagian Pembaruan dan perangkat lunak lainnya, pilih Instalasi minimal atau Instalasi biasa.
  • Dan jangan lupa untuk mengecek atau meninjau checklist Install Third Party Software.
  • Kemudian pilih tombol Berikutnya.
  • Di bagian Jenis Instalasi, pilih yang lain karena di sinilah kita akan menyesuaikan partisi.

7.Partisi Khusus

Di sini kita akan membagi partisi menjadi beberapa bagian. Secara default, biasanya menggunakan partisi boot, swap (memori 2x), root, atau home (bila perlu).

Partisi Boot
  • Tentukan partisi kosong, lalu pilih takalian tambah di sudut kiri bawah takalian tambah [+].
  • Di sini kita membuat partisi boot untuk menyimpan bootloader, yang akan digunakan sebagai menu pemilih untuk 2 sistem operasi. Baik Ubuntu dan Windows 10.
  • Pada bagian Create Partition, atur Size menjadi 1024 MB (1 GB).
  • Pilih Logis, lalu pilih Mulai dari rentang ini.
  • Gunakan sistem file ext4.
  • Titik pemasangan / boot.
  • Jika tidak apa-apa.
Tukar Partisi

Selanjutnya, buat partisi swap yang akan bertikaliank sebagai penyimpanan virtual saat penyimpanan fisik Akalian penuh. Untuk ukuran stakalianr 2x memori RAM Akalian. Jadi misalnya 4GB untuk ruang swap 8GB.

Di sini sebagai contoh, karena memori RAM adalah 8 GB, ruang swap di atur ke 16 GB = 16368 MB.

  • Di bagian Buat Partisi, atur Ukuran menjadi 16384 MB.
  • Pilih Logis, lalu pilih Mulai dari rentang ini.
  • Pilih area pertukaran.
  • Jika tidak apa-apa.
Partisi Root

Kemudian buat partisi root yang akan di gunakan untuk menyimpan seluruh file system OS Linux Ubuntu. Untuk ukuran, di sini saya menggunakan ukuran ruang kosong yang tersisa sebagai contoh.

Baca Juga : 10 Cara Atasi Laptop Lemot Pada Windows 7

Jadi, nantinya partisi root dan home akan di gabung menjadi satu partisi.

  • Biarkan ukuran partisi yang tersisa di Buat partisi.
  • Pilih Logis, lalu pilih Mulai dari rentang ini.
  • Gunakan sistem file ext4.
  • Titik pemasangan /
  • Jika tidak apa-apa.
  • Ketika partisi telah di atur.
  • Sekarang cukup pilih lokasi partisi boot yang di tentukan sebelumnya. Sebagai contoh, di sini saya menggunakan lokasi /dev/sdb7.
  • Kemudian pilih tombol Instal Sekarang dan Lanjutkan

8.Pilih Lokasi

Di mana kamu? Pilih lokasi Jakarta dengan mengklik peta atau peta Indonesia. Jika Akalian memiliki Lanjutkan.

9.Atur Login Akun

Selanjutnya, buat akun login. Dengan memasukkan nama lengkap, nama komputer, nama pengguna, kata sandi. Untuk masuk secara otomatis tanpa kata sandi, Akalian dapat Masuk secara otomatis lalu pilih Berikutnya.

10.Proses Instalasi

Sekarang yang harus Akalian lakukan adalah menunggu, proses instalasi selesai. Setelah selesai, yang harus Akalian lakukan adalah me-restart komputer atau laptop Akalian.

  • Pilih Mulai ulang sekarang.
  • Selesai, sekarang Akalian bisa mencoba sistem operasi Ubuntu 18.04 LTS di komputer atau laptop Akalian.

Note : Untuk beralih ke Windows 10, yang harus Akalian lakukan adalah me-restart PC. Gunakan tombol arah bawah pada keyboard. Kemudian pilih Windows Boot Manager.

Bisakah Kita Melihat Partisi Di Windows 10 Di Ubuntu?

Jawabannya tidak bisa. Sistem operasi Windows tidak dapat membaca partisi Linux, terutama sistem operasi Ubuntu. Namun, Akalian dapat menggunakan perangkat lunak tambahan seperti http://www.ext2fsd.com/.

Baca Juga : 10 Cara Atasi Laptop Lemot Pada Windows 7

Penutup

Demikian informasi lengkap kami mengenai – Cara Instal Sistem Dual Boot Ubuntu di Windows –  10, semoga bermanfaat untuk akalian semua.

SHARE ON :

POSTINGAN TERKAIT