Cara Cek Denda BPJS Terbaru dan Cek Tagihan

MerdekaSatu.com Cara Cek Denda BPJS Terbaru dan Cek Tagihan – Di era modern dan digital seperti saat ini, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Kesehatan terus memberikan kemudahan bagi pengguna BPJS. Salah satu upayanya adalah dengan memberikan informasi cara pembayaran denda BPJS.

Tidak hanya kamu akan mendapatkan informasi cara cek denda bpjs dengan mudah, sekarang kamu bisa cek tagihan BPJS kamu lho! Ingin mengetahui lebih lanjut cara pembayaran denda BPJS dan cara cek tagihan BPJS? Berikut pembahasan selengkapnya.

Cara Cek Denda BPJS Terbaru dan Cek Tagihan

Berikut Cara Cek Denda BPJS Terbaru dan Cek Tagihan Lengkap

Tapi apa sebenarnya BPJS Kesehatan itu? Menurut situs resmi Kementerian Kesehatan, BPJS Kesehatan merupakan bagian dari Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) yang diselenggarakan melalui Mekanisme Jaminan Kesehatan Sosial yang dibentuk.

Apa itu BPJS Kesehatan?

Hampir seluruh masyarakat Indonesia memiliki kartu BPJS Kesehatan. Bahkan tidak sedikit dari mereka yang sangat bergantung pada fasilitas layanan yang satu ini. Namun tidak dapat disangkal jika suatu saat seseorang wanprestasi dalam membayar iuran BPJS dan tidak mengetahui cara cek denda bpjs.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2001 tentang SJSN dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar kesehatan masyarakat yang layak, yang diberikan kepada semua orang yang telah membayar iuran atau yang iurannya di bayar oleh pemerintah.

Dengan kata lain, BPJS Kesehatan merupakan bentuk penjaminan yang diselenggarakan di tingkat nasional dengan prinsip jaminan sosial dan prinsip pemerataan. Tujuannya adalah agar seluruh rakyat Indonesia memperoleh manfaat pelayanan kesehatan dan perlindungan untuk memenuhi kebutuhan dasar kesehatan.

Baca Juga : Cara Cek Saldo JHT Online Lewat Ponsel

Ada 3 Cara Cek Tagihan BPJS Kesehatan Yang Anda Cari

Perlu diketahui bahwa iuran BPJS kesehatan berbeda di setiap kelas. Bagi pemegang kartu BPJS Kesehatan Kelas I, biaya yang harus dibayar adalah Rp. 150 ribu. Kemudian, untuk Kelas II, besarnya iuran yang harus dibayarkan adalah Rp. 100.000, dan untuk Kelas III Rp. 35.000. Jumlah ini harus dibayar oleh pemegang kartu. Jika tidak, akan ada tagihan.

Lalu bagaimana cara mengecek tagihan? Berikut beberapa cara cek tagihan BPJS agar Anda tahu cara membayar denda BPJS Kesehatan sesuai tingkat tagihan.

1.Cara Cek Tagihan BPJS melalui Website Resmi BPJS

Cara pertama yang bisa Anda lakukan adalah mengecek tagihan melalui website resmi BPJS. Berikut langkah-langkahnya:

  • Pertama, akses halaman BPJS Kesehatan.
  • Kemudian isi data informasi yang diminta. Contohkan nomer kartu, tggl lahir dan nomer sah.
  • Kemudian klik “PERIKSA”.
  • Dan informasi penagihan Anda akan ditampilkan.

2.Cara Cek Denda BPJS melalui Aplikasi JKN

Simak cara cek Tagihan BPJS selanjutnya adalah dengan menggunakan aplikasi JKN yang bisa anda download di handphone anda.

  • Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah mengunduh aplikasi JKN dan menginstalnya di ponsel Anda.
  • Jika Anda belum memiliki akun, Anda dapat mendaftar terlebih dahulu dan kemudian masuk dengan data yang terdaftar.
  • Kemudian pilih menu ‘BILLING’.
  • Pilih menu PRIME.
  • Maka akan muncul informasi tagihan BPJS Kesehatan Anda.

3.Cara Cek Denda BPJS Melalui SMS

Kalau belum punya paket internet juga bisa cek Tagihan BPJS lewat SMS lho, ikuti saja langkah-langkah di bawah ini:

  • NIK (spasi) nomor identifikasi nasional atau.
  • NOKA (spasi) nomor kartu BPJS Kesehatan.
  • Kemudian kirim format pesan ke nomor 0877 7550 0400.

Baca Juga : Cara Daftar Prakerja Gelombang 36 Dan Cara Login

Cara Bayar Tagihan BPJS Kesehatan

Sekarang sudah tahu cara cek tagihan, saatnya belajar cara bayar denda BPJS. BPJS Kesehatan menjalankan program yang disebut REHAB, yang di peruntukkan bagi masyarakat yang menunggak.

REHAB sendiri merupakan singkatan dari Gradual Payment Plan. Namun, untuk menggunakan cara pembayaran tagihan BPJS ini, Anda harus melalui proses registrasi terlebih dahulu.

Syarat Untuk Dapat Menggunakan Metode Pembayaran Denda BPJS Dengan Program REHAB

  • Peserta termasuk dalam segmen Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) yang menunggak lebih dari 3 bulan (4-24 bulan).
  • Peserta harus mendaftar melalui aplikasi JKN dan/atau melalui BPJS Kesehatan Pusat 165.
  • Periode pembayaran maksimum untuk 1 siklus program adalah 12 bulan.
  • Status member akan diaktifkan kembali setelah semua tagihan dan biaya bulanan saat ini di lunasi.

Nah, jika Anda merasa telah memenuhi persyaratan di atas maka Anda harus mengikuti mekanisme pendaftaran di bawah ini untuk memanfaatkan kesempatan membayar denda BPJS dengan program REHAB.

Mekanisme Pendaftaran Untuk Menggunakan Metode Pembayaran Denda DenganProgram REHAB

  • Dwonload dan pasang aplikasi JKN di smartphone Anda.
  • Masuk dengan data terdaftar.
  • Pilih menu PROGRAM REHAB dan masukkan informasi yang diperlukan.
  • Jangan lupa untuk menyetujui syarat penggunaan dan hasil simulasi program.
  • Nantinya, tagihan biaya yang harus dibayar akan berubah secara otomatis sesuai dengan ukuran simulasi.
  • Kemudian cara membayar denda BPJS adalah dengan membayar biaya di channel pembayaran yang telah bermitra dengan BPJS Kesehatan.

Perlu diingat bahwa pendaftaran dapat dilakukan hingga tanggal 28 setiap bulannya, kecuali pada bulan Februari maksimal tanggal 27. Jika Anda terdaftar untuk debit langsung, faktur akan ditautkan langsung ke faktur debit langsung Anda. Cara bayar tagihan BPJS ini tidak berlaku di bank Mandiri, BNI dan BCA, kan!

Keterlambatan Pembayaran Dana Iuran BPJS

Anda tidak hanya perlu tahu cara membayar denda BPJS, tetapi juga waspada terhadap denda jika Anda terlambat membayar biaya. Denda ditetapkan sebesar 5% dari perkiraan biaya paket atau jumlah klaim tagihan rumah sakit pemerintah berdasarkan diagnosis awal dan prosedur setiap bulan menunggak.

Maksimal jumlah bulan keterlambatan adalah 12 bulan dan denda maksimal Rp 30 juta. Setelah mengetahui cara pembayaran denda BPJS, Anda juga perlu mengetahui rumus menghitung denda BPJS. Itu adalah:

Total tagihan = 5% x biaya perawatan kesehatan x jumlah bulan tagihan

Namun jika ternyata harus menjalani rawat inap dengan biaya Rp 5 juta, maka cara pembayaran denda BPJS yang harus Anda bayar adalah denda sebesar 5% dari biaya rumah sakit di kalikan dengan jumlah bulan dalam tagihan.

= 5% x Rp 5.000.000 x 2

= Rp500.000,00

Untuk membayar biaya BPJS, Anda kemudian harus membayar sisa biaya dan denda yang di simulasikan untuk mengaktifkan kartu kepesertaan.

Kerugian Keterlambatan Pembayaran Iuran BPJS

Sekarang setelah mengetahui simulasi pembayaran denda BPJS, Anda wajib untuk selalu mengecek apakah Anda menunggak atau tidak. Ada beberapa kerugian yang Anda hadapi jika terlambat membayar iuran BPJS kesehatan, seperti:

  • Tagihannya semakin besar dan bisa menyusahkan bagi yang terkena dampak jika ingin di aktifkan kembali.
  • Iuran BPJS yang menunggak setiap bulannya tidak mengakibatkan pihak yang bersangkutan keluar dari kepesertaan BPJS. Namun, pihak yang terkena dampak berkewajiban untuk melunasi tagihan.
  • Sampai dengan tagihan atau denda BPJS di selesaikan, anggota keluarga lainnya tidak dapat mendaftar kepesertaan sampai individu tersebut melunasi tagihan.
  • Penderita bisa mengeluarkan banyak uang untuk berobat jika tidak menggunakan fasilitas BPJS Kesehatan.

Akhir Kata

Demikian penjelasan Cara Cek Denda BPJS Terbaru dan Cek Tagihan, rumus denda BPJS dan kerugian yang anda derita jika terlambat membayar iuran. Makanya sebisa mungkin bayar iuran BPJS kesehatan tepat waktu, ya!

SHARE ON :