Cara Membuat NPWP Karyawan Secara Online Lengkap

MerdekaSatu.com Cara Membuat NPWP Karyawan Dan Usaha Secara online. – Dalam suatu pekerjaan, NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) merupakan salah satu dokumen penting yang harus dimiliki. NPWP merupakan salah satu syarat untuk melamar pekerjaan dan membuka usaha kecil-kecilan. Dokumen ini juga diperlukan sebagai identitas wajib pajak.

Untuk bisa mendapatkan NPWP, ada beberapa syarat untuk membuat NPWP pegawai yang harus dipenuhi, tergantung jenisnya. Jika Anda ingin membuat NPWP karyawan, ada beberapa langkah penting yang tidak boleh Anda lewatkan. Simak informasi lengkap langkah dan syarat pembuatan NPWP karyawan berikut ini!

Cara Membuat NPWP Karyawan Dan Usaha Secara online

Persyaratan Untuk Cara Membuat NPWP Karyawan Dan Usaha Secara online

Syarat membuat NPWP pegawai sebenarnya sangat sederhana dan tidak ribet sama sekali. Baik pegawai yang berstatus Warga Negara Indonesia (WNI) maupun pegawai yang berstatus Warga Negara Asing (WNA) wajib melampirkan fotokopi KTP.

Anda hanya perlu mengambil fotokopi KTP atau paspor jika Anda adalah warga negara Indonesia (WNI). Sedangkan untuk warga negara asing (WNA) harus membawa fotokopi Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) atau Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP). Setelah Anda memenuhi semua persyaratan untuk membuat NPWP, Anda sebagai Wajib Pajak (WP) dapat mengajukan NPWP langsung di KPP terdekat. Pengajuan ini dapat dilakukan secara online atau offline.

Jenis TIN NPWP Yang Wajib di Ketahui

Biar nggak salah klasifikasi NPWP, yuk kenali jenis-jenisnya! Ada dua jenis NPWP, yakno NPWP pribadi dan NPWP badan. Berikut perbedaannya:

1.NPWP Pribadi

yaitu NPWP yang dimiliki oleh orang pribadi yang berpenghasilan di Indonesia. Berikut orang-orang yang termasuk dalam daftar NPWP pribadi, yaitu:

  • Memiliki penghasilan dari pekerjaan
  • Mempunyai penghasilan dari pekerjaan freelance
  • Punya penghasilan dari bisnis

2.NPWP Badan

yaitu NPWP yang dimiliki oleh perusahaan atau badan usaha yang menghasilkan pendapatan di Indonesia. Berikut perusahaan yang masuk dalam daftar NPWP keagenan, yaitu:

  • Lembaga negara
  • Perusahaan swasta

Langkah-Langkah Cara Mengisi Formulir NPWP Untuk Pegawai Swasta

Sekarang setelah Anda memenuhi persyaratan untuk penunjukan NPWP gaji, sekarang saatnya untuk mengisi formulir NPWP untuk pegawai swasta. Cara termudah untuk membuat NPWP online adalah dengan mengikuti langkah-langkah berikut:

  • Pertama buka halaman ereg.pajak.go.id lalu pilih menu daftar.
  • Masukkan alamat email aktif dan buat kata sandi.
  • Kemudian aktifkan akun dengan membuka link konfirmasi yang dikirimkan melalui email.
  • Setelah proses aktivasi selesai, silakan masuk ke sistem e-registrasi dengan memasukkan alamat email dan kata sandi akun yang dibuat sebelumnya.
  • Masuk ke halaman pendaftaran dan masukkan data pribadi Anda secara lengkap dan benar.
  • Setelah formulir terisi lengkap, klik Daftar untuk mengirimkan formulir pendaftaran yang telah diisi ke KPP.
  • Setelah pendaftaran selesai, status pendaftaran ditampilkan di dashboard halaman kontrol EREG.
  • Di dasbor, Anda perlu mengklik tombol “Kirim Token”, isi captcha, lalu klik “Kirim”.
  • Konfirmasi akan dikirim melalui email. Salin token yang diterima lalu klik menu token untuk mendapatkan kode unik sebagai syarat pengajuan.
  • Periksa lagi kotak masuk email Anda untuk melihat token.
  • Jika permohonan NPWP disetujui, maka NPWP akan dikirim langsung dari KPP melalui jasa kurir ke alamat yang telah Anda daftarkan.
  • Selain secara online.

Cara Mendaftar NPWP Secara Offline

dengan mengunjungi langsung KPP terdekat dengan langkah-langkah sebagai berikut:

  • Kunjungi KPP Terdekat Dengan Tempat Tinggal Anda.
  • Jangan tertinggal untuk menyertakan semua dokumen yang di haruskan.
  • Jika tempat tinggal Anda saat ini tidak sesuai dengan kartu identitas Anda, Anda juga harus menyiapkan surat keterangan tempat tinggal, yang dapat Anda peroleh dari kantor desa atau desa kota.
  • Saat sampai di lokasi, petugas KPP akan memberikan formulir pendaftaran yang wajib di isi sesuai data lengkap.
  • Semua dokumen yang diperlukan untuk pembuatan NPWP karyawan dan formulir yang sudah diisi harus diserahkan kepada pejabat.
  • Setelah Anda mengisi formulir dan menyerahkannya ke kantor pajak, Anda akan menerima tanda terima.
  • Tidak perlu menunggu, kartu NPWP Anda akan dikirimkan ke alamat yang Anda daftarkan.

Baca Juga : TNI AL Rekrut Calon Prajurit, Pendaftaran Dimulai 11 Juli Ini

Fungsi NPWP Untuk Karyawan Saat Daftar NPWP Karyawan

Nomor identitas 15 digit ini digunakan untuk berbagai transaksi pajak yang digunakan, mis. untuk membayar pajak dan sejumlah kegiatan perpajakan lainnya. Selain berguna untuk melakukan transaksi perpajakan.

NPWP menawarkan banyak manfaat lain bagi pegawai, antara lain:

  • Pemotongan pajak yang lebih rendah
  • Salah satu syarat pembukaan rekening bank
  • Salah satu syarat pengajuan kredit atau pinjaman bank
  • Pegawai yang memiliki NPWP dapat menikmati kredit pajak yang lebih rendah karena dikenakan pengurangan PPh Pasal 21 (PPh) yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan pegawai yang tidak memiliki NPWP.

Ini adalah langkah-langkah dan persyaratan untuk membuat NPWP karyawan. Sangat mudah, bukan? Anda bebas membuatnya baik online maupun offline.

Cara Membuat NPWP Pribadi Untuk UMKM Online Dan Offline

Di bawah ini adalah persyaratan yang harus dipenuhi oleh UMKM jika ingin mengajukan NPWP. Perlu diketahui bahwa UMKM merupakan kelompok unit usaha yang mencari laba.

  • Akta Pendirian, juga melampirkan dokumen lain yang berkaitan dengan pendirian badan usaha.
  • Jika perusahaan Anda adalah kantor cabang, sertifikat dari kantor utama harus dilampirkan.
  • Fotokopi atau scan Kartu Tanda Penduduk (KTP) salah satu pengurus atau direksi badan usaha.
  • Fotokopi atau pindaian Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) salah satu pejabat atau direksi badan usaha.
  • Pothokopi atau pindaian izin usaha yang diterbitkan oleh kantor pendaftaran usaha setempat atau DPMPTSP.
  • Surat keterangan yang menjamin keberadaan dan kepatutan usaha, yang dikeluarkan oleh sekurang-kurangnya pejabat setingkat Lurah atau Kepala Desa.
  • Kwitansi atau bukti pembayaran tagihan listrik.
  • Surat Kuasa jika yang menyelenggarakan NPWP bukan pemilik KTP dan NPWP yang dilampirkan. Pada surat ini harus dimateraikan bea meterai Rp. 6.000.

Mengisi Formulir Pendaftaran NPWP Secara Offline Atau Online

Dengan mempersiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan seperti dijelaskan di atas, kini saatnya membuat NPWP. Anda memiliki dua pilihan, yaitu datang langsung ke kantor pajak setempat atau mendaftar secara online.

  • Pertama, kunjungi situs resmi Dirjen Pajak yaitu www.pajak.go.id.
  • Setelah halaman terisi penuh, klik menu ‘E-Registration’ atau tombol besar ‘TIN Registration’. Anda akan dibawa ke halaman di mana Anda dapat memasukkan alamat email dan kata sandi Anda.
  • Bagi Anda yang belum memiliki akun, klik Daftar di bawah ini.
  • Masukkan alamat email dan bab. Selanjutnya, Anda akan menerima pesan di email untuk melanjutkan proses. Baca dan ikuti petunjuk pembuatan akun dalam pesan dengan cermat.
  • Setelah Anda memiliki akun, Anda dapat kembali langsung ke situs dan masuk dengan alamat email dan kata sandi Anda.
  • Anda akan diminta untuk memasukkan semua data yang diperlukan. Klik “Daftar” jika Anda yakin dengan semua informasi yang Anda masukkan.
  • Formulir pendaftaran wajib pajak akan disiapkan dan surat terdaftar sementara akan dikirimkan kepada Anda. Cetak kedua surat itu dan tanda tangani.
  • Lampirkan dokumen yang ditandatangani bersama dengan dokumen persyaratan yang Anda siapkan di awal.

Tunggu beberapa hari untuk mendapatkan persetujuan dari kantor pajak setempat. Jika pendaftaran Anda disetujui, kartu NPWP akan dikirimkan ke alamat Anda.

Baca Juga : Cara Daftar Prakerja Gelombang 36 Dan Cara Login

Persyaratan Cara Membuat NPWP Untuk Melamar Pekerjaan

Cara membuat NPWP untuk melamar pekerjaan secara online. Jika Anda tidak ingin menunggu dalam antrian panjang dan lebih teratur, mendaftar NPWP online adalah jawabannya.

Di bawah ini adalah langkah-langkah untuk mendaftarkan NPWP secara online.

  • Kunjungi website resmi Dirjen Pajak di www.pajak.go.id atau klik link ereg.pajak.go.id/login untuk mengakses halaman pendaftaran NPWP. Pilih menu e-Registrasi.
  • Klik “Daftar” dan kemudian masukkan data yang diperlukan dengan benar sesuai dengan kartu ID Anda.
  • Dirjen Pajak akan mengirimkan email aktivasi akun, verifikasi email Anda dan buka email untuk mengaktifkannya.
  • Setelah proses aktivasi selesai, login kembali ke sistem e-registrasi dengan memasukkan alamat email dan password yang telah Anda daftarkan sebelumnya.
  • Lanjutkan dengan mengisi formulir pendaftaran secara lengkap.
  • Kemudian kirimkan formulir pendaftaran dengan mengklik tombol “Daftar” di halaman. Formulir dikirim ke kantor pajak tempat Anda terdaftar.
  • Setelah selesai, Anda akan melihat status pendaftaran di dasbor e-registrasi.
  • Dari sana, klik tombol Kirim Token dan isi Captoh ya Kemudian klik “Kirim” untuk mengirim email konfirmasi.
  • Buka email dan salin token yang dikirim.
  • Klik menu “Token” untuk menerima kode unik sebagai syarat pengiriman.
  • Periksa email untuk melihat apakah token telah dimasukkan.
  • Jika permohonan pendaftaran disetujui, Anda akan menerima NPWP melalui pos dalam waktu kurang lebih 14 hari di alamat yang Anda berikan.

Cara Membuat NPWP Untuk Melamar Pekerjaan Secara Offline

Oleh karena itu, pastikan alamat yang Anda masukkan sudah benar dan lengkap. Jika Anda tidak dapat mendaftar secara online, Anda juga dapat mengajukan NPWP secara tertulis. Berikut caranya:

  • Mengisi dan menandatangani formulir pendaftaran wajib pajak yang dilengkapi dengan dokumen yang diperlukan.
  • Permohonan diajukan ke Kantor Pelayanan Keuangan (KPP) atau ke Kantor Pelayanan, Saran dan Penyuluhan Pajak (KP2KP).
  • Pengajuan aplikasi tertulis dapat dilakukan secara langsung, melalui surat, atau melalui jasa ekspedisi.
  • Jika semua persyaratan dipenuhi dan diterima oleh KPP atau KP2KP, Anda akan menerima surat tanda terima.
  • KPP atau KP2KP akan menerbitkan Kartu NPWP dan Surat Keterangan Terdaftar (SKT) paling lambat 1 hari kerja setelah surat tanda terima diterbitkan.
  • NPWP dan SKT dikirim melalui pos tercatat.

Manfaat NPWP Bagi Pelamar Kerja

Tidak hanya perlu mengetahui persyaratan membuat NPWP untuk melamar pekerjaan, Anda juga perlu memahami manfaat memiliki NPWP. NPWP memudahkan Anda dalam mengurus berbagai keperluan administrasi, baik saat melamar pekerjaan maupun saat akan berangkat kerja nanti. NPWP juga dapat memudahkan Anda untuk membuka rekening bank. Selain itu, mengajukan pinjaman atau hipotek dari bank bisa lebih mudah dengan NPWP.

Perbedaan Antara NPWP Pribadi Dan Karyawan

Baca Juga : Cara Cek Fasilitas Kesehatan Bpjs Tingkat Satu

NPWP Perorangan (NPWP-OP)

Nah, untuk NPWP Orang Pribadi adalah NPWP yang dimiliki oleh setiap orang yang telah memiliki pekerjaan atau memiliki penghasilan tetap di Indonesia.

Ada beberapa kategori dalam WP OP diantaranya:

Orang Pribadi (Orang Tua)

Bagi Wajib Pajak belum menikah yang suaminya adalah kepala keluarga, wajib memiliki NPWP orang pribadi (orang tua).

Hidup Terpisah (HP)

Bagi Wajib Pajak wanita yang sudah menikah yang dikenakan pajak tersendiri karena berpisah dengan suaminya berdasarkan keputusan hakim, Maka wajib memiliki NPWP Orang Dipisahkan (HB).

Pemisahan Aset (PH)

Bagi Wajib Pajak yang berpasang-pasangan dan dikenakan pajak tersendiri karena menghendaki secara tertulis berdasarkan pemisahan harta dan penghasilan, wajib memiliki NPWP pemisahan harta (PH).

Pilih Terpisah (MT)

Bagi Wajib Pajak perempuan yang sudah menikah, selain dari kategori harta yang dipisahkan dan dipisahkan yang dikenai pajak tersendiri karena memilih untuk menggunakan haknya dan memenuhi kewajiban perpajakannya yang terpisah dari suaminya, wajib memiliki NPWP tersendiri.

Warisan Tidak Terdistribusi (WBT)

NPWP ini dimaksudkan sebagai badan yang menjadi subjek pajak pengganti dan/atau pengganti penerima manfaat yaitu ahli waris.

Lembaga NPWP

NPWP Badan adalah Nomor Pokok Wajib Pajak yang dimiliki oleh suatu badan, perusahaan atau lembaga yang mempunyai penghasilan di wilayah Indonesia.

Ada beberapa kategori wajib pajak badan, antara lain:

Tubuh

Baik sekelompok orang maupun modal yang merupakan badan usaha atau tidak, wajib memiliki NPWP badan usaha.

Operasi Gabungan

Untuk bentuk kerjasama yang memasok Barang Kena Pajak (BKP) dan/atau Jasa Kena Pajak (JKP) atas nama bentuk kerjasama operasi.

Kantor Perwakilan Untuk Perusahaan Asing

Wajib Pajak yang merupakan agen perdagangan luar negeri atau kantor perwakilan perusahaan asing di Indonesia yang bukan merupakan bentuk usaha tetap (BUT) disebut sebagai NPWP kategori ini.

Bendahara

NPWP kategori ini diperuntukan bagi bendahara pemerintah yang harus membayar gaji, upah, iuran, tunjangan dan pembayaran lainnya serta melakukan pemotongan atau pemungutan pajak.

Pengelola Acara

Pihak selain 4 Wajib Pajak Badan sebelumnya yang membayar ganti rugi dengan nama atau bentuk apapun sehubungan dengan pelaksanaan kegiatan.

Cara Mengisi Formulir NPWP Di Bagian Identitas Wajib Pajak

  • Nama wajib pajak akan diisi dengan nama lengkap Anda sesuai KTP atau paspor Anda.
  • Jika Anda memiliki gelar, masukkan gelar Anda di bidang “Vordiplom”.
  • Tempat/Tanggal Lahir Masukkan tempat dan tanggal lahir sesuai KTP atau paspor.
  • Status perkawinan diisi dengan tanda silang (X). Pada kolom Menikah jika sudah menikah dan masih dalam ikatan perkawinan.
  • Kewarganegaraan diisi dengan tanda silang (X) pada kotak yang sesuai.

Cara Mengisi Formulir NPWP Di Bagian Kebangsaan.

Jika Anda warga negara Indonesia, lengkapi NIK Anda sesuai dengan yang tertera di KTP Anda. Untuk orang asing, masukkan negara asal dan nomor paspor Anda.

Telepon/nomor ponsel:

  • Masukkan nomor telepon/ponsel aktif yang sedang Anda gunakan.
  • Email diisi dengan alamat email aktif.

Cara Mengisi Formulir NPWP Di Bagian “Sumber Pendapatan”

  • Pekerjaan yang dipekerjakan diisi dengan tanda silang (X) pada kotak yang sesuai dengan jenis pekerjaan Anda saat ini.
  • Aktivitas bisnis diisi dengan jenis bisnis yang Anda lakukan di luar pekerjaan sebagai karyawan. Jika perusahaan Anda berdagang, daftarkan merek dagang Anda. Centang ya jika Anda memiliki karyawan dan tidak jika Anda tidak memiliki karyawan. Pada metode akuntansi, centang sesuai dengan metode akuntansi yang Anda gunakan.
  • Pekerjaan freelance diisi dengan jenis bisnis yang Anda lakukan di luar pekerjaan sebagai karyawan dan di luar bisnis Anda.
  • Cara pengisian formulir NPWP di bagian ini, selebihnya sama dengan di bagian Kegiatan Usaha.
  • Lainnya diisi dengan deskripsi pekerjaan Anda, kecuali sebagai karyawan, kontraktor, atau pekerja lepas

Cara Mengisi Nomor Pokok Wajib Pajak Faks

Nah, Pada tahap cara mengisi NPWP faksimili dan semua informasi yang tersedia, Anda hanya perlu menyesuaikan semua data yang diperlukan dengan informasi pribadi sesuai dengan identitas asli Anda.

Jangan sekali-kali mengisi kolom formulir NPWP dengan data diri atau informasi palsu.

Membuat dan mengisi NPWP biasanya dapat dilakukan dengan menggunakan mesin fax, alat ini sering disebut juga dengan mesin fax, digunakan melalui jaringan telepon dengan hasil yang akurat.

Langkah 1: Data pribadi Wajib Pajak

Nama Wajib Pajak: isi sesuai KTP atau Paspor. Jika wajib pajak memiliki gelar, maka dapat didaftar.

Tempat, Tanggal Lahir : isi sesuai KTP atau paspor.

Kebangsaan: Centang kotak kanan dengan melampirkan NIK atau nomor paspor Anda.

Status Pernikahan: centang yang sesuai.

Nomor Handphone : sesuai dengan nomor handphone yang digunakan.

Email: Masukkan alamat email yang valid.

Langkah 2: Sumber Pendapatan

Pekerjaan: Centang kolom yang benar (dalam hal karyawan, masukkan nama posisi).

Merek atau Bisnis: Masukkan bisnis Anda.

Kegiatan Usaha: Lengkapi Uraian Usaha (selain bekerja sebagai karyawan).

Jumlah Karyawan: Centang kolom yang sesuai.

Metode Akuntansi atau Pencatatan: Centang kolom yang sesuai.

Pekerjaan Lepas: Menyelesaikan sesuai dengan kegiatan wajib pajak (selain bekerja sebagai pegawai).

Lainnya: Isi keterangan sumber penghasilan (selain bekerja sebagai karyawan).

Terkait: Cara E-Billing Pajak

Langkah 3: Alamat

Alamat Tempat Tinggal : diisi sesuai dengan alamat wajib pajak.

Alamat Domisili Berdasarkan KTP : Lengkap sesuai dengan yang tertera di KTP.

Tempat Kegiatan Usaha : Diisi sesuai dengan tempat kegiatan.

Langkah 4: Informasi lebih lanjut

Jumlah Anggota Keluarga : diisi sesuai dengan jumlah anggota keluarga wajib pajak (maksimal 3 orang).

Rentang Pendapatan Bulanan: Centang kolom yang sesuai.

Baca Juga : Cara Mengecek Nomor ID Pelanggan PLN Terlengkap

Kesimpulan

Nah, Demikian informasi dari kami mengenai – Cara Membuat NPWP Karyawan Dan Usaha Secara online. NPWP merupakan nomor yang diberikan kepada Wajib Pajak sebagai media dalam berbagai jenis administrasi perpajakan. Nomor ini berfungsi sebagai tanda pengenal diri atau identitas wajib pajak. Sehingga pada saat melaksanakan segala hak dan kewajiban di bidang perpajakan.

SHARE ON :