Pengaruh Pendidikan Karakter Terhadap Pembentukan Kepribadian Siswa

MerdekaSatu.com Pengaruh Pendidikan Karakter Terhadap Pembentukan Kepribadian Siswa – Tentu Anda sudah sering mendengar istilah character building. Pendidikan karakter adalah pendidikan yang mengajarkan peserta didik untuk menanamkan nilai-nilai moral berupa komponen pengetahuan dan tindakan sebagai implementasi nilai-nilai terhadap Tuhan Yang Maha Esa, diri sendiri, dan lingkungan.

Semua sub proses perlu dilibatkan, termasuk pendidikan itu sendiri, yang meliputi kurikulum, proses pembelajaran, kualitas hubungan dengan warga sekolah, pelaksanaan kegiatan pengembangan diri dan infrastruktur pendukung lainnya.

Pengaruh Pendidikan Karakter Terhadap Pembentukan Kepribadian Siswa

Pengaruh Pendidikan Karakter

Pentingnya Pendidikan Karakter Dalam Pembentukan Kepribadian Siswa

Pembentukan karakter penting untuk membentuk kepribadian siswa. Pendidikan tidak selalu berasal dari pendidikan formal, tetapi juga dari pendidikan nonformal, yang sama-sama berperan dalam membentuk kepribadian siswa.

Nilai moral bangsa merupakan aspek penting dari kualitas sumber daya manusia yang menentukan kemajuan suatu bangsa.

Baca Juga : Pendidikan di Indonesia pada Masa Penjajahan Jepang

Berbicara tentang pendidikan karakter, tentunya setiap anak harus didorong sejak dini, karena semakin dini mereka diberikan wawasan tentang pendidikan karakter maka semakin mudah untuk mengimplementasikannya.

Alasan Mengapa Diperlukan Pendidikan Karakter Kepribadian Siswa

Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa pendidikan karakter diperlukan, antara lain:

  • Banyak anak muda saling menyakiti karena kurangnya kesadaran akan nilai-nilai moral,
  • Peran sekolah sebagai pendidik nilai moral menjadi lebih penting ketika banyak siswa yang mendapat sedikit pendidikan moral dari orang tua, masyarakat atau lembaga keagamaan,
  • Secara umum, masih banyak nilai-nilai moral yang dapat diterima masyarakat, seperti perhatian, kepercayaan, rasa hormat dan tanggung jawab.
  • Demokrasi membutuhkan pendidikan moral yang khusus karena demokrasi diperintah oleh, untuk dan oleh rakyat.
  • Komitmen terhadap pendidikan karakter penting jika kita ingin terus menjadi guru yang baik.
  • Pendidikan karakter yang efektif menjadikan sekolah lebih peduli terhadap lingkungan dan berkaitan dengan peningkatan kinerja sekolah.
  • Rendahnya kesadaran dan kepedulian anak terhadap lingkungan harus dicegah sedini mungkin melalui pendidikan nilai moral yang tepat.

Tujuan Pendidikan Karakter

  • Mengembangkan potensi peserta didik agar memiliki nilai budaya dan karakter bangsa,
  • Mengembangkan kebiasaan dan perilaku siswa yang terpuji dan selaras dengan nilai-nilai universal tradisi budaya keagamaan bangsa.
  • Menanamkan jiwa kepemimpinan dan tanggung jawab mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa

Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa pembentukan kepribadian sangat besar pengaruhnya terhadap kepribadian peserta didik, sebagai peserta didik sebagai generasi penerus bangsa harus mampu bersaing di masyarakat dan sejalan dengan pemikiran ideologis bangsa.

Pengaruh Pendidikan Karakter Telah Tertanam Dalam Kepribadian Anak

Karakter berasal dari nilai-nilai moral yang telah tertanam dalam benak seseorang. Dari sudut pandang pembentukan karakter, tidak ada perilaku kekanak-kanakan yang bebas nilai. Nilai-nilai tersebut dikembangkan untuk membentuk kepribadian anak.

Dan dari perspektif komponennya, pendidikan karakter menekankan pentingnya tiga komponen karakter, yaitu pengetahuan tentang moralitas, perasaan tentang moralitas, dan tindakan moral. Jika ketiga komponen tersebut dapat berinteraksi, maka akan muncul kepribadian siswa yang kuat.

Cara Melaksanakan Pendidikan Karakter :

  • Dengan pendekatan yang efektif.
  • Membangun komunitas sekolah yang peduli.
  • Memberikan kesempatan kepada siswa untuk menunjukkan perilaku yang baik.
  • Memiliki cakupan kurikulum yang menantang untuk membantu membentuk kepribadian siswa.
  • Meningkatkan motivasi diri siswa.
  • Memfungsikan seluruh staf sekolah sebagai komunitas moral, mampu berbagi tanggung jawab dalam pembentukan karakter.
  • Pengaruh pembentukan karakter terhadap pembentukan kepribadian siswa.

Pembentukan karakter memiliki pengaruh yang besar terhadap pembentukan kepribadian siswa. Dalam pelaksanaan kegiatan yang dilakukan, siswa belajar tentang karakter dalam dirinya. Strategi pendekatan berikut dilakukan :

1. Strategi Internal

Dalam rangka membentuk kepribadian siswa yang tangguh, pihak sekolah telah menyediakan berbagai kegiatan yang dapat menunjang pengembangan diri siswa. Strategi internal ini dapat diterapkan dalam kegiatan belajar siswa di sekolah, antara lain:

Intrakurikuler

Di area intrakurikuler, siswa diberikan perangkat pembelajaran yang terintegrasi ke semua jurusan. Hal ini dilakukan secara intensif melalui perencanaan character building, pelaksanaan character building dan evaluasi character building.

Ketiga rencana tersebut dapat memberikan dampak positif bagi kepribadian siswa, antara lain:

  • Anak-anak termotivasi untuk selalu jujur.
  • Membuat anak-anak menghormati orang yang lebih tua dan mencintai orang lain.
  • Selalu bersyukur atas apa yang Anda miliki.
  • Melatih jiwa kepemimpinan yang kuat.
  • Ajari anak untuk berpikir kreatif.
  • Jaga lingkungan.
Di Luar Kurikulum

Kegiatan ekstrakurikuler yang sangat mendukung pengembangan karakter adalah kegiatan keagamaan. Dimana siswa memperdalam pemahaman agamanya sambil belajar berorganisasi.

Dalam kegiatan ekstrakurikuler lainnya juga sangat bermanfaat dalam menumbuhkan rasa percaya diri, tanggung jawab dan rasa hormat antar sesama siswa.

Baca Juga : Pentingnya Pendidikan Berbasis Akhlakul Karimah

2. Strategi Eksternal

Kegiatan strategi eksternal dapat dilakukan oleh keluarga dan masyarakat. Dalam lingkungan keluarga Anda akan diajarkan dasar-dasar akhlak dan budi pekerti sehingga Anda dapat menyesuaikan diri dengan kegiatan masyarakat.

Di masyarakat juga banyak lembaga yang bergerak di bidang pendidikan dalam rangka menanamkan nilai-nilai moral dan ilmu pengetahuan kepada warganya.

Kepribadian peserta didik sebagai objek menyelenggarakan pembentukan karakter tidak terlepas dari tuntutan pembangunan karakter bangsa di dunia. Oleh karena itu, sebagai bangsa yang memiliki ikatan moral yang luhur, Maka ketika bangsa Indonesia membutuhkan pendidik karakter yang berkualitas dan kompeten.

Pendidikan di seluruh dunia menilai perlunya memulihkan pendidikan moral. Kemudian nilai-nilai moral mulai mengendur tidak hanya di negara maju, tetapi juga di Indonesia. Sehingga masyarakat mulai merasakan perlu kebangkitan melalui pendidikan moral yang akhir-akhir ini terabaikan, seperti  berikut ini:

MelemahnyaIkatan Keluarga

Ikatan keluarga adalah guru pertama setiap anak, ketika keluarga mulai melemah, anak menjadi mudah teralihkan dan keluarga kehilangan fungsinya.

Kecenderungan negatif dalam kehidupan remaja masa kini

Apalagi di kota-kota besar, dimana hubungan antar remaja terkadang sulit dihentikan, banyak terjadi kejahatan.

Perlunya kesadaran untuk membentuk nilai-nilai moral

Ada kecenderungan masyarakat mulai menyadari bahwa nilai-nilai moral sangat perlu dikembangkan demi terciptanya bangsa yang bermoral.

Akhir Kata

Nah, itulah pembahasan mengenai Pengaruh Pendidikan Karakter Terhadap Pembentukan Kepribadian Siswa. Mungkin berguna. Sumber https://www.websitependidikan.com/

SHARE ON :