Cermati 4 Kriteria Saham yang Bagus Untuk Dibeli

MerdekaSatu.com Kriteria Saham yang Bagus Untuk Dibeli – Ada berbagai macam kriteria saham untuk dibeli di Bursa Efek Indonesia (BEI). Namun, dengan modal terbatas, Anda harus bisa memilih beberapa saham yang bagus untuk dibeli.

Saya sering mendapat pertanyaan dari trader lain: “Mr. Heze, apa kriteria saham yang bagus?

Perlu Anda Ketahui Ada 4 Kriteria Saham yang Bagus Untuk Dibeli

Dalam dunia ekuitas, pertanyaan seperti ini berada dalam konteks yang terlalu luas. Kriteria saham yang bagus sebenarnya cukup objektif. Masing-masing dari Anda pasti memiliki kriteria, standar dan gaya trading yang berbeda satu sama lain, sehingga kriteria saham bagus Anda bisa jadi berbeda dengan trader lain.

 Kriteria Saham yang Bagus Untuk Dibeli

Simak 4 Kriteria Saham yang Bagus Untuk Dibeli Secara Lengkap

Tetapi ada beberapa analisis dan pemikiran yang perlu Anda lakukan untuk mengetahui saham mana yang berpotensi menghasilkan keuntungan. Untuk menemukan kriteria saham yang bagus untuk dibeli, pertimbangkan hal berikut:

Baca Juga : Cara Membaca Pergerakan Grafik Saham IPO

1.Saham Bagus Secara Teknikal

Saham yang bagus secara teknikal adalah saham yang layak dan bagus untuk dibeli, terutama untuk perdagangan saham. Ada banyak pola analisis teknis yang menggambarkan tren saham. Baca Juga: Stock Book Penuh Praktek Analisis Teknikal.

Analisis teknis yang terbentuk pada grafik saham dapat menggambarkan tren/pasar psikologis pada saat itu. Ada banyak pola analisa teknikal yang mencerminkan potensi suatu saham untuk naik, seperti: support-resistance psikologis, kombinasi indikator candlestick, pola chart.

Selain itu, Anda juga dapat mempertimbangkan untuk memilih saham yang secara teknis didiskon/murah. Anda bisa mempelajari cara mencari saham diskon dan berpotensi naik di sini: Tutorial lengkap mencari saham diskon dan murah. Selanjutnya untuk mengetahui kriteria saham yang bagus yakni

2.Saham Liquid

Saham likuid adalah saham yang lebih baik dan memiliki risiko lebih rendah karena saham liquid lebih stabil dalam pergerakan harga, lebih banyak trader (sehingga naik turun lebih jelas, pola teknikal juga mudah dianalisis) dan pedagang secara psikologis lebih tenang saat membeli saham liquid.

Misalnya, saham liquid seperti saham LQ45, yaitu saham dengan harga penawaran-penawaran yang tebal, banyak diperdagangkan dan grafik harganya membentuk pola yang jelas.

Di sisi lain, saham yang tidak liquid adalah saham yang berisiko untuk dibeli. Sementara saham berpotensi naik 10 persen sehari, risiko jatuh 10 persen sehari juga cukup tinggi.

Saham yang tidak liquid memiliki pola pergerakan harga yang tidak menentu dan permintaannya sedikit. Untuk lebih jelasnya, Anda dapat membaca postingan saya di sini: Cara Membedakan Saham Cair dan Saham Tidak Liquid.

Jadi ketika memilih saham yang bagus, konsepnya tidak boleh terbalik. Banyak trader membeli saham yang tidak liquid karena menganggap saham yang menguntungkan adalah saham yang bisa naik dengan cepat.

Asumsi ini tidak benar. Jika Anda ingin mencari kriteria saham yang benar-benar bagus untuk di trader, bahkan tahan sebentar, pilihlah saham yang liquid.

Baca Juga : Belajar Saham Ekonomi Dunia dan IHSG Bagi Pemula

3.Saham-Saham Yang Fundamental Perusahaannya Bagus

Saham yang bagus untuk dibeli adalah saham yang perusahaannya berkinerja baik dan mapan. Konon, peran analisis fundamental sangat penting dalam menemukan saham yang layak dibeli.

Anda dapat mempelajari analisis fundamental untuk menemukan saham yang bagus dan menahannya untuk jangka panjang di sini: Analisis fundamental saham pemula – ahli.

Perusahaan dengan kinerja keuangan yang sehat, penilaian saham yang adil, pembayaran dividen secara teratur dan kinerja yang luar biasa di sektor industri adalah kriteria saham yang bagus untuk dibeli. Perusahaan di bursa yang berkinerja baik dan unggul di sektor industri antara lain BBRI, BBCA, TLKM, UNVR, ICBP, dan lain-lain.

Jadi jika Anda memiliki tujuan investasi saham, pilihlah saham yang bagus berdasarkan analisis fundamental.

4.Kondisi Pasar Saham Pada Saat Itu

Saham yang bagus (terutama untuk perdagangan jangka pendek) juga harus mempertimbangkan kondisi pasar saat ini. Pasar saham sedang menurun, menghasilkan banyak saham yang terus turun dan sebaliknya.

Jadi, saat menentukan saham mana yang akan dibeli, Anda juga perlu mempertimbangkan kondisi pasar. Ketika pasar sedang buruk, ada kemungkinan besar saham liquid akan terus turun.

Sebagai trader/investor saham, Anda juga perlu menyadari momentum trading dan mengelola modal dengan baik, karena saham yang bagus untuk dibeli seringkali berasal dari kombinasi analisis dan momentum trading yang tepat. Pelajari juga: Strategi trading saat pasar saham mengalami penurunan tajam.

Baca Juga : 2 Jenis Saham Preferen dan Karakteristik

Kesimpulan

Nah, itu saja yang bisa saya sampaikan mengenai Kriteria Saham yang Bagus Untuk Dibeli. Kami berharap melalui dokumen ini Anda sudah memiliki acuan/pedoman untuk secara mandiri memilih kritria saham yang bagus untuk dibeli. Mungkin itu saja yang bisa saya sampaikan pada postingan kali ini. Kami berharap melalui dokumen ini Anda sudah memiliki acuan/pedoman untuk secara mandiri memilih kriteria saham yang bagus untuk dibeli.

SHARE ON :