Spesifikasi HP Android Dengan Istilah Entry Level

Merdekasatu.com Spesifikasi HP Android. Saat menelusuri spesifikasi HP atau membaca berita tentangnya, kita sering menemukan istilah seperti entry-level, mainstream, high-end, dan flagship.

Ya, istilah-istilah ini sering muncul ketika ada berita tentang rilis ponsel baru atau bahkan ponsel yang masih rumor.

Spesifikasi HP Android Dengan Istilah Ketika Android Baru Rilis

Meskipun istilah ini telah digunakan berkali-kali, tahukah Anda perbedaan antara semua istilah ini?

Spesifikasi HP Android Dengan Istilah Entry Level

Jika tidak, maka Anda telah datang ke tempat yang tepat. Karena pada kesempatan kali ini saya bermaksud untuk membahas pokok bahasan tersebut. Yuk, kita lihat bersama perbedaan spesifikasi HP android.

Baca Juga : 10 Aplikasi Tools Instagram Gratis Untuk Android Tanpa Root Terbaru

Ada 4 Pembagian Kelas Di Smartphone Yang Baru Rilis

Entry-level, mainstream, high-end dan unggulan. Keempat istilah ini terkait erat saat menyebut smartphone. Bahkan istilah ini juga sering digunakan dalam diskusi di luar smartphone, seperti laptop, komputer, TV, kamera, dan lain sebagainya.

Jadi apa sebenarnya arti istilah-istilah ini?

Nah, istilah-istilah ini sebenarnya mengacu pada segmentasi pasar yang dibagi lagi sesuai dengan keahlian penggunanya.

Bagi saya pribadi, jujur ​​saya sering menulis “HP berkisar 500 hingga 1 juta”, “HP berkisar 1 hingga 2 juta” dan seterusnya.

Tapi coba bayangkan lagi. Bukankah kurang praktis jika selalu ditulis seperti itu?

Istilah-istilah ini digunakan untuk mempermudah pengucapan. Pada dasarnya, istilah ini adalah klasifikasi untuk smartphone.

Nah, 4 kategori segmen smartphone ini memiliki perbedaan lain yang cukup mencolok selain harga, terutama dari segi kebutuhan.

Apa perbedaannya spesifikasi HP android? Berikut penjelasannya:

1.Entry-level

Entry-level, bisa dikatakan, adalah penyebutan lain dari istilah low-end. Smartphone di level ini biasanya memiliki kisaran harga sekitar 300.000 hingga 1 jutaan.

Produsen biasanya merilis smartphone di segmen ini yang ditujukan untuk konsumen dengan anggaran terbatas yang membutuhkan aktivitas digital ringan.

Terbatas, misalnya, untuk berselancar di Internet, mengobrol, mengirim pesan teks, menelepon, dan sejenisnya. Ciri khas dari kelas HP entry-level ini adalah konfigurasinya yang relatif pas-pasan. Biasanya hanya kriteria berikut yang berlaku:

Layar : 5 inci ke bawah.

RAM : 512 MB hingga 1 GB.

Baterai : 1500 hingga 2000 mAh.

Prosesor : dual-core atau quad-core (tentunya juga dengan chipset entry-level).

2.Mainstream

Di level mainstream, ada ponsel yang biasanya dibanderol dengan kisaran harga 1 hingga 2,5 juta rupiah. Ponsel mainstream biasanya dibuat dengan spesifikasi mumpuni untuk penggunaan umum.

Seperti bermain game, chatting, browsing, memotret dan sejenisnya, namun tetap dengan spesifikasi yang berada dalam kisaran harga yang baik.

Spesifikasi itu sendiri biasanya meliputi:

Layar : 5 inci ke atas.

Prosesor : quad-core (kelas Snapdragon 425 ke atas).

RAM : 2GB memori.

Baterai : lebih dari 2000mAh.

Ponsel kelas mainstream didesain untuk pengguna yang ingin membeli ponsel dengan budget terbatas namun dengan spesifikasi yang lebih baik dari entry-level. Tak jarang HP mainstream ini menyasar anak muda.

Sebagai informasi tambahan, untuk merek tertentu, beberapa sudah berani menawarkan ponsel kelas mainstream khusus, yang hampir kelas high-end, lho.

3.Level high-end

Level high-end ini berada di atas kelas mainstream, dimana rata-rata HP high-end dibanderol sekitar 2,5 sampai 4,5 juta ke atas, dan sudah masuk kategori top series.

HP di kelas high-end, biasanya didesain untuk memenuhi kebutuhan aplikasi spek tinggi. Misalnya game intens, video 4K atau kamera berkualitas bagus.

Kriteria berikut biasanya memberikan gambaran umum tentang spesifikasi:

RAM : 3 hingga 4 GB.

Memori internal : 32 hingga 64 GB.

Kamera : 2K atau 4K.

Chipset : prosesor kelas atas (Snapdragon 625 ke atas dan sejenisnya).

Ponsel kelas atas biasanya menyasar pengguna Android yang membutuhkan ponsel premium dengan berbagai persyaratan, seperti: B. Pekerja kantoran atau lainnya.

Baca Juga : Cara Backup Kontak HP Dalam Kondisi Bootloop

4.Flagship

Terakhir, Flagship. Flagship adalah istilah untuk ponsel premium dan dapat dianggap sebagai merek HP dengan kasta tertinggi. HP flagships memiliki kisaran harga yang sudah di atas harga rata-rata. Bisa di atas 5 juta, bahkan sampai puluhan juta.

Maka HP flagship tentunya tidak perlu ditanya lagi mengenai spesifikasinya. Tentu saja itu jauh di atas tenaga kuda mewah di bawah ini. Contoh paling sederhana dari ponsel flagship seperti seri Samsung Galaxy S, seri Samsung Galaxy Note dan sejenisnya.

Kesimpulan Spesifikasi HP Android

Dari pembahasan di atas, kita dapat melihat bahwa ada banyak perbedaan mencolok antara keempat segmen HP tersebut. Kesimpulan yang dapat Anda ambil dari pembahasan di atas adalah sebagai berikut:

Entry-level adalah sebutan untuk kelas HP low-end, mulai dari harga 300.000 hingga 1 jutaan. Ponsel ini memiliki spesifikasi “sedang” dan ditujukan untuk pengguna dengan anggaran terbatas.

Mainstream, adalah sebutan untuk HP kelas menengah dengan kisaran harga 1,5 hingga 2,5 jutaan. Ponsel ini memiliki spesifikasi yang cukup mumpuni, setidaknya untuk 1-2 tahun ke depan.

High End adalah sebutan untuk HP kelas atas dengan kisaran harga 2,5 – 4,5 jutaan ke atas. Ponsel ini memiliki spesifikasi jauh di atas kelas HP mainstream dan bisa bertahan hingga 3 hingga 5 tahun ke depan.

Flagship adalah sebutan untuk seri HP yang terletak di jajaran atas sebuah merek smartphone. HP flagships memiliki harga yang berbeda-beda. Biasanya di atas 5 juta bahkan mungkin puluhan juta.

Segmen mana yang tepat untuk Anda? Silakan tentukan sendiri, ya!

Akhir Kata

Sekian artikel tentang perbedaan Spesifikasi HP Android entry level, mainstream, high-end, dan flagship. Semoga artikel ini mudah dipahami dan dapat menambah wawasan Anda tentang segmentasi pasar smartphone.

SHARE ON :