Cara Menghapus File Sampah Windows, Terbukti Bersih

Merdekasatu.com – Windows adalah sistem operasi komputer (operating system) yang paling populer digunakan dari dulu hingga sekarang. Antarmuka pengguna mudah dipahami dan terlihat sangat ramah pengguna, yang merupakan salah satu alasan utama mengapa banyak orang masih memilih sistem operasi ini.

Pada dasarnya Windows juga tidak berbeda dengan sistem operasi lainnya, dimana sistem operasi ini juga menyimpan file sistem berupa data saat digunakan Nah, file-file ini disebut file-file sementara.

3 Cara Mudah Menghapus File Sampah Windows, Terbukti Bersih

Sekilas Tentang Cache File, Apakah Anda tahu apa itu file cache? Jika tidak, maka file cache ini adalah file yang berfungsi untuk menyimpan data yang diakses sebelumnya.

Cara Menghapus File Sampah Windows

Dengan data yang tersimpan ini, pengaksesan suatu lokasi (direktori) pada komputer menjadi lebih cepat.

 

Cache seperti memori.

  • Misalkan Anda mengunjungi dua daerah yang berbeda dengan jarak yang sama. Misalkan area A dan area B.
  • Jika Anda pernah ke Area A sebelumnya tetapi belum pernah ke Area B
  • Jadi jika Anda mengunjungi salah satu daerah, mana yang akan tiba lebih cepat?
  • Jawabannya, 99% harus area A, kan?

Nah, itulah kira-kira peran cache pada komputer, agar lebih mudah diakses.

Baca Juga : Cek Windows Anda Dengan Cara Melihat Product Key

Mengapa File Sampah Harus Dihapus?

Caching file-file sementara juga memiliki kelemahan sendiri. Salah satunya jika kapasitas penyimpanan atau harddisk Anda kecil.

File-file ini biasanya memiliki ukuran yang berbeda tergantung seberapa sering laptop atau komputer digunakan. Tetapi secara individual mereka biasanya relatif kecil.

Meski kecil, file-file sementara ini terus disimpan dan menumpuk hingga akhirnya memenuhi kapasitas harddisk dalam jangka panjang.

Untuk itu, kita perlu membersihkan file cache agar kapasitas hard disk komputer dapat menampung lebih banyak data lainnya.

Cara Menghapus File Sampah Di Windows

Di bawah ini saya akan membagikan langkah-langkah cara menghapus file sampah (sementara) di Windows.

Cara ini bisa digunakan di semua versi Windows seperti Windows XP, Windows Vista, Windows 7, Windows 8 dan Windows 10.

1.Cara Menghapus File Sampah Windows Melalui Folder Sementara

Kami akan menggunakan fungsi Run di sini. Khusus untuk pengguna Windows XP pasti sudah tidak asing lagi dengan fitur ini.

Jadi, fungsi ini berfungsi untuk membuka aplikasi atau folder dengan memasukkan nama atau kode aplikasi.

Sekarang fungsi run ini juga dapat digunakan untuk memunculkan folder dari data cache yang disimpan di Windows dengan memasukkan kata kunci “%temp%”.

Berikut caranya:

  • Silahkan buka Run terlebih dahulu. Anda dapat melihat langkah-langkah untuk membuka Run pada tabel di bawah ini:

Versi Windows cara membukanya

Windows XP Klik Mulai > Klik Jalankan.

Windows 7 Klik Windows + R.

Windows 8 Klik Windows + R.

Windows 10 Klik Windows + R.

  • Masukkan kata kunci “%temp%” pada kolom yang disediakan oleh Run lalu klik OK.
  • Sebuah jendela baru akan muncul menampilkan sejumlah besar file dan folder. Harap segera hapus semua file dan folder di jendela.

Catatan:

Semakin jarang Anda membersihkan, semakin banyak file yang akan ada.

Baca Juga : 10 Aplikasi Tools Instagram Gratis Untuk Android Tanpa Root Terbaru

Itu baru tahap pertama, belum selesai. Juga, kita perlu membersihkan folder di lokasi lain juga. Tepatnya di C:WindowsTemp.

Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  • Buka Jalankan seperti sebelumnya.
  • Masukkan “temp” di kolom yang disediakan.
  • Pada halaman yang muncul, hapus juga semua file dalam folder tersebut.

Jika ya, maka semua file sampah telah berhasil dihapus sekarang. Nah, beberapa pengguna (terutama yang tidak berpengalaman dengan komputer) mungkin khawatir karena file-file ini terletak di sistem Windows.

Pertanyaannya, apakah aman?
  • Tentu saja aman. Saya sendiri entah bagaimana menghapus semua file di folder temp.
  • Sampai saat ini komputer masih normal dan tidak mengalami kerusakan yang membahayakan.
  • Komputer juga menjadi lebih ringan dan kapasitas hard disk meningkat. Jujur saja, ukuran folder temporary di Windows bisa mencapai belasan hingga puluhan GB.

2.Menghapus File Sampah Dengan Disk Cleanup

Disk Cleanup adalah perangkat lunak populer yang banyak digunakan untuk membersihkan file sampah. Selain itu, perangkat lunak ini tersedia di semua versi Windows dari Windows XP hingga Windows 10.

Secara pribadi, saya sering menggunakan software ini untuk membersihkan file sampah. Karena ada beberapa file yang tidak bisa dihapus dengan folder Temp.

Berikut langkah-langkahnya:

  • Buka Komputer Saya (Windows XP) atau PC Ini.
  • Lihat Disk Drive, klik kanan Drive C: atau Drive System, lalu pilih Properties.
  • Jika ya, klik Disk Cleanup.
  • Selebihnya, Anda tinggal mengikuti prosesnya. Prosesnya memakan waktu sekitar 10 hingga 20 menit tergantung banyaknya file sampah yang ada.

3.Bersihkan File Sampah Dengan CCleaner

Definisi file sampah adalah file yang menumpuk terlalu banyak tetapi tidak memiliki fungsi. Jadi, jenis file sampah ini bisa berupa file apa saja termasuk file registry.

File ini biasanya tertinggal ketika kita meng-uninstall software apapun. Untuk membersihkannya, saya biasanya menggunakan aplikasi CCleaner.

Aplikasi ini memiliki banyak fitur. Selain dapat membersihkan registry, CCleaner juga dapat membantu kita membersihkan file cache untuk meng-uninstall program tertentu dengan lebih bersih.

Metodenya adalah sebagai berikut:

  • Silahkan install aplikasi CCleaner terlebih dahulu.
  • Dari menu, klik Registry lalu klik Check for Problems.
  • Jika demikian, klik “Perbaiki masalah yang dipilih” dan hapus semua hasil pemindaian registri sebelumnya.

Seperti yang saya katakan sebelumnya, CCleaner tidak hanya dapat membersihkan file registri tetapi juga menghapus file sementara. Untuk caranya, kamu bisa cek di bagian menu Cleaner kemudian menganalisa kategori file yang ingin kamu hapus.

Baca Juga : Rekomendasi Aplikasi Pembersih RAM Terbaik Untuk Android

Menyimpulkan

Agar kinerja laptop atau komputer Anda tetap stabil di kemudian hari, Anda dapat mengulangi langkah-langkah di atas disertai dengan menerapkan metode pengoptimalan lainnya juga. Memang, kinerja laptop atau komputer akan menurun seiring waktu.

Oleh karena itu, perawatan sistem tetap harus dilakukan secara rutin, minimal seminggu sekali atau sebulan sekali, tergantung seberapa sering perangkat tersebut digunakan.

SHARE ON :