Cara Mengatasi Windows 10 Lemot, Dijamin Ngebut Lagi

Merdekasatu.com Mengatasi Windows 10 Lambat, Stuck, Lag, Hang dan Crash – Windows 10 adalah sistem operasi yang dirilis pada tahun 2015.

Dari segi performa, versi ini bisa dibilang cukup bagus. Namun di satu sisi masih ada hal-hal yang perlu penyesuaian lebih lanjut, seperti stabilitas.

12 Cara Mengatasi Windows 10 Lambat, Stuck, Lag, Hang dan Crash

Untuk itu, tidak heran jika ada juga pengguna yang merasa performanya kurang maksimal saat menggunakan sistem operasi ini.

Cara Mengatasi Windows 10 Lemot

Saya sendiri sudah menjadi pengguna Windows 10 sejak awal rilis. Secara umum, saya cukup puas dengan semua kelebihannya. Sayangnya, PC saya dulu sangat lambat.

Tapi itu dulu, lho. Sekarang sudah tidak ada lagi. Darimana? Karena saya sudah tahu cara mengoptimalkannya.

Baca Juga : Cara Atasi Laptop Lemot Pada Windows 7

Penyebab Windows 10 Stuck, Lambat, Hang, Lambat, Lagging

Dari zaman Windows XP dulu hingga Windows 10 sekarang, penyebab turunnya performa sistem operasi sebenarnya masih sama. Berikut ini termasuk:

Data Sampah Bertumpuk: Ini berarti file cache, juga dikenal sebagai file yang dibuat saat menggunakan Windows.

Terlalu Banyak Program: Tidak sedikit orang yang suka menginstal berbagai program di komputer atau laptopnya sehingga menyebabkan kinerja sistem menurun.

Disk Penuh: Mirip dengan yang sebelumnya. Hanya saja data seperti foto, video, dll disertakan di sini.

Terlalu banyak program yang berjalan: Program yang berjalan yang dimaksud adalah program multitasking yang sedang kita buka, serta program yang berjalan sendiri di latar belakang (background services). Saya akan menjelaskan detailnya nanti.

Ada komponen yang rusak : Misalnya harddisk, processor, VGA dan sejenisnya.

ada lagi? Tentu masih banyak. Hanya akan memakan waktu lama jika saya harus membahas semuanya. Jadi langsung saja ke cara mengatasi hal ini, yuk.

12 Cara Mempercepat Kinerja Windows 10, Pasti Ngebut Lagi

Cara meningkatkan performa di Windows 10, simak penjelasannya di bawah ini:

1.Pastikan Spesifikasi Komputer Yang Digunakan Memenuhi Syarat

Sama seperti game, Windows 10 memiliki persyaratan minimum untuk berjalan secara optimal. Istilah persyaratan sistem.

Anda harus tahu itu dan Anda harus memenuhinya. Karena jika tidak, spesifikasi komputer mungkin tidak dapat menjalankan sistem operasi ini.

Kriteria spesifikasi minimum berikut diperlukan:

  • Prosesor 1 GHz atau lebih cepat. Saya pribadi merekomendasikan dual-core ke atas.
  • 2 GB RAM untuk kedua sistem (32 bit dan 64 bit).
  • Ruang disk kosong minimal 16 GB untuk 32-bit dan 20 GB untuk 64-bit.
  • Sekali lagi, Anda harus memenuhi spesifikasi ini.

Jika tidak, cara apa pun yang Anda gunakan untuk mempercepat kinerja nanti, hasilnya akan tetap sia-sia karena kemampuan komputer tidak mungkin terpenuhi.

2.Perbarui perangkat keras (Hardware)

Jadi bagaimana jika spesifikasinya tidak memadai? Maka solusinya mau tidak mau harus mengupgrade hardware.

Untuk kebutuhan sistem itu sendiri, perangkat keras utama yang dibutuhkan disini adalah prosesor dan memori. Silakan upgrade kedua komponen ini jika spesifikasinya tidak cukup.

Oh ya, untuk RAM sangat disarankan menggunakan SSD. Dalam pengalaman saya, mempengaruhi sangat efektif dalam meningkatkan kinerja. Dari saat Anda boot, itu menjadi terasa lebih cepat.

Baca Juga : Cara Meningkatkan RAM Laptop di OS Windows

3.Bersihkan File Yang Menumpuk

Meski belum banyak yang mengetahui cara melakukannya, membersihkan file sampah (cache) sebenarnya sangat sederhana lho.

Metode:

  • Di kolom pencarian bilah tugas, ketik “jalankan” dan buka.
  • Setelah jendela Run muncul, ketik temp lagi di tempat yang disediakan, lalu klik
  • Selanjutnya, hapus semua file dan folder yang akan terbuka di jendela baru.
  • Eits, belum siap. Sekarang ulangi langkah di atas lagi. Tapi perbedaannya:

Di jendela Jalankan, ketik “% temp%” dan kemudian klik OK.

4.Defrag hard drive

Jika Anda masih menggunakan hard disk, defragmentasi ini wajib dilakukan.

Defrag hard drive untuk membersihkan dan mengatur ulang file yang berantakan di memori.

Untuk Windows 10 seperti ini:

  • Dapat mengetik “defragment” di kotak pencarian.
  • Buka aplikasi.
  • Kemudian klik Optimalkan (Prioritaskan sistem) pada drive yang diinginkan.

Proses defragmentasi biasanya memakan waktu 10 sampai 15 menit, tergantung spesifikasi komputer, kapasitas harddisk dan jumlah file yang ada.

5.Kurangi Pengaturan Gaya Visual Windows 10

Gaya visual pada Windows 10 dirancang untuk mempercantik tampilan, sehingga lebih indah dan nyaman untuk dilihat.

Kebanyakan orang lebih suka mengaktifkan fitur ini. Namun jika spesifikasi laptop atau PC yang anda gunakan tidak sesuai, sebaiknya setting ulang ini.

Metode:

  • Pertama pergi ke File Explorer.
  • Klik kanan This PC (My Computer) lalu pilih menu Properties.
  • Di halaman yang muncul, pilih Pengaturan sistem lanjutan.
  • Kemudian klik Setting pada kolom Performance.
  • Setelah itu, atur pengaturan gaya visual di sana.
  • Dalam hal ini, jangan lupa klik Apply dan OK.

6.Uninstall Aplikasi Yang Tidak Perlu

Tentu saja aplikasi terinstal yang jarang digunakan hanya menurunkan kinerja sistem. Karena selain kapasitas hard disk, banyak juga file registry yang terekam di sistem.

Jadi kurang lebih mirip dengan file sampah yang sudah kita bahas tadi.

Cara menghapusnya:

  • Di kotak pencarian, ketik “Control Panel” dan buka.
  • Buka Uninstall program.
  • Kemudian pilih aplikasi mana yang tidak diperlukan.

Baca Juga : Cara Cek SSD Laptop Dan Komputer Windows Yang Mudah

7.Hapus File Yang Tidak Perlu

Setelah menghapus program yang jarang digunakan, kita juga bisa mengoptimalkannya kembali dengan menghapus file lain dari hard disk yang juga tidak diperlukan.

Misalnya foto, video, dokumen dan data sejenis lainnya.

Tidak ada jumlah minimum kapasitas harddisk yang harus tersedia. Pastikan drive penyimpanan tidak menjadi merah.

8.Atur Ulang Pengaturan Pengaktifan

Ada dua jenis aplikasi yang biasa kita gunakan:

  • Aplikasi yang sengaja kita buka seperti browser, games, microsoft office dan sejenisnya.
  • Aplikasi yang berjalan sendiri di background, seperti antivirus, driver, dan sejenisnya.

Kita dapat dengan mudah menutup aplikasi yang kita buka sendiri. Bukankah itu benar?

Namun, situasinya berbeda dengan aplikasi latar belakang (layanan latar belakang). Aplikasi ini langsung terbuka saat komputer dihidupkan.

Untuk itu, saya sarankan di sini agar Anda mengatur ulang aplikasi layanan latar belakang. Tujuannya agar resource RAM dapat dikurangi sehingga sistem menjadi lebih optimal.

Metode:

  • Buka Pengelola Tugas. Anda dapat mengklik Ctrl + Shift + Esc.
  • Beralih ke tab Beranda.
  • Pilih aplikasi yang tidak dibutuhkan.
  • Klik kanan aplikasi, lalu pilih Nonaktifkan.

9.Tutup aplikasi yang sedang berjalan secara manual

Ini kurang lebih sama dengan poin sebelumnya. Namun optimasi yang dilakukan disini tidak dilakukan melalui start, melainkan langsung pada saat aplikasi sedang berjalan.

Metode:

  • Silahkan buka Task Manager (Ctrl+Shift+ESC).
  • Carilah aplikasi yang sedang berjalan yang tidak diperlukan.
  • Kemudian klik Akhiri Tugas.
  • Selain itu, ini juga dapat dilakukan dengan keluar dari program di bilah tugas (ikon baki di kanan bawah).

10.Kurangi Ikon Di Desktop

Setiap kali Windows dijalankan, sistem langsung menyiapkan aplikasi yang akan dijalankan dan ikon-ikon di desktop.

Oleh karena itu, kita perlu mengoptimasi ikon-ikon yang ada. Metode ini jarang digunakan. Namun menurut saya, ini cukup efektif untuk sedikit meningkatkan performa Windows 10 Anda.

Ini sangat mudah. Cukup klik kanan ikon yang tidak Anda perlukan, lalu klik Hapus. Atau semua simbol yang ada bisa digabungkan dalam satu folder saja.

Ingin cara yang lebih mudah? Klik kanan pada desktop, lalu hapus opsi Tampilkan ikon desktop.

11.Pastikan Windows Defender Sudah Dihidupkan

Virus adalah program layanan latar belakang yang dapat berjalan tanpa sepengetahuan kita. Masalahnya adalah kita tidak bisa menghentikan program jahat ini sendirian.

Oleh karena itu, diperlukan program antivirus untuk selalu menjaga keamanan sistem.

Nah, kebetulan Windows 10 sendiri sudah hadir dengan Windows Defender yang merupakan antivirus bawaan sistem. Pastikan itu menyala, oke?

12.Periksa Kesehatan Hard Drive Anda

Kebanyakan orang saat ini masih menyimpan file mereka di hard drive mereka, termasuk saya sendiri.

Yang perlu Anda ketahui di sini, ketika harddisk mengalami kerusakan, akibatnya bisa membuat sistem menjadi sangat lambat, bahkan selisihnya bisa sampai sepuluh persen.

Oleh karena itu, untuk mengatasi hal tersebut, periksa dulu kesehatan harddisk Anda. Anda bisa menggunakan aplikasi HDTune atau Harddisk Sentinel untuk mengeceknya.

Jika memang rusak, lebih baik diganti saja dengan yang baru karena harddisk yang rusak sangat sulit untuk diperbaiki.

Baca Juga : Cara Menonaktifkan Pembaruan Windows Otomatis

Menyimpulkan

Itulah 12 cara mengatasi windows 10 lemot, lagging, hang, hang, hang, lemot dan sejenisnya.

Mungkin ada cara lain yang bisa dilakukan. Namun, saya rasa semua pembahasan di atas sudah sangat cukup untuk meningkatkan performa sistem di komputer atau laptop anda.

SHARE ON :