Penjelasan Tenaga Endogen dan Eksogen

Merdekasatu.com – Penjelasan Tenaga Endogen dan Eksogen – Bentang alam dan relief di bumi ini tidak muncul begitu saja. Keanekaragaman bentuk di permukaan bumi yang terus berubah dari waktu ke waktu disebabkan oleh gaya-gaya yang membentuk permukaan bumi, yang disebut gaya-gaya geologis. Energi geologi terdiri dari dua jenis yaitu energi endogen dan energi eksogen. Berikut ini adalah pembahasan mengenai gaya-gaya endogen dan eksogen yang membentuk permukaan bumi.

Penjelasan Tenaga Endogen dan Eksogen

Penjelasan Tenaga Endogen dan Eksogen Simak Selengkapnya

Apa itu energi endogen dan apa itu energi eksogen Energi endogen adalah kekuatan yang berasal dari dalam bumi. Gaya endogen ini mampu menggerakkan kerak bumi, baik kerak benua maupun kerak samudera. Gaya-gaya endogen dengan demikian memiliki sifat membangun permukaan bumi dan mengubah morfologi permukaan bumi, seperti proses pelipatan dan sesar pada kerak bumi yang menghasilkan pegunungan, lembah, dan perbukitan.

Kemudian energi endogen di sebabkan oleh energi panas dari mantel bumi yang di sebut arus konveksi cce. Energi eksogen, di sisi lain, adalah energi yang berasal dari luar bumi dan menghancurkan atau membentuk kembali permukaan bumi yang terbentuk oleh kekuatan endogen dan eksogen. Oleh karena itu, energi ini juga menyebabkan bentuk-bentuk permukaan bumi. Dan energi eksogen dapat berasal dari tenaga air, angin, dan organisme penyebab proses pelapukan, erosi, denudasi, dan sedimentasi.

Misalnya, bukit atau tebing yang tercipta oleh energi tubuh sendiri terkikis oleh angin, sehingga dapat mengubah bentuk permukaan bumi.

1.Tektonisme

Tenaga Endogen dan Eksogen Tektonisme

Tenaga endogen dan eksogen berdasarkan tektonisme atau diastropisme, adalah energi dari dalam bumi yang dapat menggerakkan lapisan kerak bumi secara vertikal ke atas dan ke bawah secara horizontal ke kiri atau ke kanan. Dan retakan ini dibagi menjadi dua jenis, yaitu:

  • Epirogenesis

Epirogenesis adalah gerakan horizontal atau vertikal kerak bumi. Sebagai akibat dari pengangkatan dan penurunan permukaan bumi, yang terjadi sangat lambat dan pada area yang sangat luas. Epirogenesis terbagi menjadi dua yaitu epirogenesis positif yaitu pergerakan permukaan bumi ke bawah sehingga air laut tampak semakin meningkat, dan epirogenesis negatif yaitu pergerakan permukaan bumi ke atas sehingga laut tampak surut.

  • Orogeni

Orogeni adalah gerakan horizontal atau vertikal kerak bumi. Karena pengangkatan dan penurunan permukaan bumi yang sangat cepat dalam ruang yang sangat kecil, lipatan terbentuk. Jadi, kesalahan lipat adalah gelombang di lapisan tanah yang terjadi karena diatropisme.

Proses diatropisme adalah proses pembentukan di lapisan bumi yang tidak terganggu oleh aktivitas vulkanik. Terdapat lipatan berdasarkan letak bidang aksial, terdiri dari lipatan tegak, lipatan miring, lipatan telentang, dan sesar terlalu percaya. Terjadinya lipatan gantung dan lipatan isoklinal atau lipatan X atau sesar isoklinal merupakan rekahan atau diskontinuitas planar pada suatu volume batuan.

Dimana telah terjadi perpindahan yang signifikan sebagai akibat dari pergerakan massa batuan dari sesar atau sesar besar pada lempeng bumi sebagai akibat dari proses tektonik. Pelat, berdasarkan arah pergerakan Tembok Heni relatif terhadap footwall, terdiri dari sesar turun atau sesar turun bila dinding gantung relatif turun dan sesar naik atau sesar naik. Ketika dinding gantung relatif tinggi.

2.Vulkanisme

Vulkanisme

Peristiwa vulkanik adalah segala peristiwa yang berkaitan dengan keluarnya magma ke permukaan bumi melalui rekahan pada kerak bumi. Magma ini berbentuk cair dan magma yang berpijar bergerak ke permukaan bumi melalui diatrema, yaitu saluran berbentuk tabung. Saat mencapai permukaan bumi, itu berubah menjadi lava. Erupsi adalah proses keluarnya magma dari litosfer ke permukaan bumi yang sedang meletus.

Jika itu adalah lelehan langsung yang keluar melalui retakan di lapisan batuan, ledakan atau campuran juga bisa terjadi. Bahan peledak keluar melalui ventilasi vulkanik.

Gejala vulkanisme terdiri dari dua, yaitu:

Dari gejala prevolcanic muncul sebelum gunung meletus, ditandai dengan peningkatan suhu udara secara tiba-tiba di sekitar gunung, hewan turun gunung, peningkatan bau belerang yang menyengat.

Kemudian gejala pasca-vulkanik atau gunung berapi yang muncul tidak menunjukkan aktivitas atau dormansinya. Biasanya ditandai dengan ditemukannya mata air panas, biasa digunakan sebagai obat kulit, ditemukan gas vulkanik yang memancar melalui uap air, gas belerang dan lain-lain.

3.Seismik

Seismik

Tenaga endogen dan eksogen kemudian terjadinya seismik atau gempa bumi pada dasarnya adalah getaran yang terjadi akibat pelepasan energi secara cepat di permukaan bumi. Hal ini sekarang di sebabkan oleh gelombang elastis yang merambat ke permukaan bumi akibat energi yang di lepaskan dari sumber gempa di bawah permukaan bumi. Semakin besar energi yang lepaskan, semakin kuat gempa yang timbulkan.

Seismik atau gempa bumi dapat di klasifikasikan menjadi tiga jenis:

  • Gempa tektonik ini merupakan gempa yang terjadi akibat pergerakan lempeng tektonik berupa perpindahan tumbuhan atau pemisahan lempeng. Jenis kejut ini memiliki daya yang sangat tinggi dengan jangkauan distribusi yang sangat luas.
  • Gempa vulkanik ini adalah getaran gempa yang disebabkan oleh gunung berapi. Jenis gempa ini dapat terjadi sebelum letusan. Karena pergerakan magma ke permukaan bumi, serta saat terjadi letusan, maka ketika terjadi ledakan maka terjadilah ledakan.
  • Gempa runtuh ini merupakan gempa yang di sebabkan oleh runtuhnya massa batuan yang besar. Misalnya reruntuhan batu-batu besar di sisi gunung.

Jenis Kekuatan Eksogen

Pelapukan

Nah, pelapukan adalah penguraian batuan dari gumpalan menjadi butiran yang lebih kecil. Sekalipun hancur atau larut dalam air, proses pelapukan dapat di gambarkan sebagai proses pemusnahan massal batuan oleh media penghancur berupa sinar matahari, air, fraksi bilah, dan reaksi kimia.

Aktivitas makhluk hidup atau organisme setelah proses pelapukan dapat di golongkan menjadi 3 jenis, yaitu:

Pelapukan Fisika

Dalam gambar ini Anda dapat melihat proses mekanis pelapukan organik dan pelapukan kimia.

Pelapukan Fisika

Di atas adalah contoh pelapukan organik yang di sebabkan oleh tumbuhan sehingga menyebabkan batuan tersebut mengalami pelapukan atau pecah.

EROSI

Pelapukan erosi adalah perubahan bentuk tanah atau batuan yang dapat di sebabkan oleh kekuatan air, angin, es, pengaruh gravitasi, atau organisme pengikis tanah yang tidak terkendali yang dapat merugikan manusia dan ekosistem. Erosi dapat terjadi secara alami atau sebagai akibat dari aktivitas manusia. Salah satu pemicu terjadinya erosi buatan adalah erosi tanah di lereng gunung.

Akibat deforestasi, proses erosi bahkan menimbulkan tiga peristiwa berturut-turut, yaitu removal, transport, dan deposition. Pada saat segala sesuatu di alam masih seimbang, erosi cukup alami. Biasanya tidak menimbulkan bencana kecuali dalam kasus yang ekstrim, karena dana partai yang di angkut seimbang dengan jumlah tanah yang terbentuk.

Pengendapan

Suatu proses pengendapan material yang terangkut oleh media air, angin, es atau gletser di suatu cekungan delta. Dimana tempat ini berada di muara sungai merupakan hasil proses pengendapan material yang terangkut oleh air sungai. Sedangkan gumuk pasir atau tendon yang terdapat di gurun pasir dan di pesisir pantai merupakan endapan material yang terbawa angin akibat sedimentasi.

Sehingga kemungkinan merupakan batuan breksi dan konglomerat yang terendapkan tidak jauh dari sumbernya. Dan batupasir terendapkan lebih jauh dari breksi, dan batuan konglomerat dan lempung endapkan lebih jauh dari sumbernya, tergantung di mana mereka endapkan.

Sedimentasi dapat di bedakan menjadi lima jenis, yaitu:

  • Elastis
  • Sungai
  • Limnik
  • Laut
  • Danau

Sedimentasi

Akhir Kata

Nah Kalian, Anda dapat melihat dari gambar ini bahwa ini adalah delta. Salah satu hasil sedimentasi. Oke sekian dulu pembahasannya, tentang – Penjelasan Tenaga Endogen dan Eksogen –  semoga bermanfaat bagi Anda di rumah. Terima kasih.

SHARE ON :

POSTINGAN TERKAIT