Pola Hidup Sehat untuk Tingkatkan Fungsi Jantung

MerdekaSatu.com Pola Hidup Sehat untuk Tingkatkan Fungsi Jantung. Jantung adalah organ manusia yang paling penting dan seukuran kapalan. Jantung memompa dan mengedarkan darah dengan membawa oksigen ke seluruh tubuh.

Pola Hidup Sehat untuk Tingkatkan Fungsi Jantung

Pola Hidup Sehat untuk Tingkatkan Fungsi Jantung

Penyakit jantung menggambarkan sejumlah penyakit yang mempengaruhi jantung. Beberapa kondisi yang dapat mempengaruhi kesehatan jantung adalah penyakit pembuluh darah seperti penyakit arteri koroner, irama jantung yang tidak normal, dan kelainan jantung bawaan.

Memahami Pola Hidup Sehat Untuk Penyakit Jantung

Istilah penyakit jantung juga sering dikaitkan dengan penyakit kardiovaskular. Penyakit ini umumnya mengacu pada kondisi yang melibatkan penyempitan atau penyumbatan pembuluh darah yang dapat menyebabkan serangan jantung, nyeri dada (angina), atau stroke.

Gejala Penyakit Jantung

Gejala Penyakit Jantung

Berikut Gejala penyakit jantung umumnya meliputi:

  • Aritmia jantung.
  • Sedikit lelah.
  • Nafas terasa berat.
  • Sulit untuk tidur.
  • Berdebar untuk hal-hal yang tidak aman.

Baca Juga : Daftar Pemandangan Alam Indonesia yang Menakjubkan

Penyebab Penyakit Jantung

Ada banyak penyebab penyakit jantung, tergantung dari faktor yang memicunya. Ketika penyakit arteri koroner terjadi ketika aliran darah ke jantung tersumbat oleh adanya lemak. Akumulasi lemak di arteri jantung dikenal sebagai aterosklerosis, yang merupakan penyebab utama penyakit arteri koroner. Aterosklerosis dapat mengurangi suplai darah ke jantung dan menyebabkan pembentukan bekuan darah.

Ketika ini terjadi, aliran darah ke jantung benar-benar tersumbat dan serangan jantung bisa terjadi. Faktor pemicunya antara lain kolesterol tinggi, merokok, diabetes, dan tekanan darah tinggi.

Ada beberapa faktor penyebab penyakit jantung, seperti:

  • Kebiasaan merokok.
  • Kolesterol Tinggi.
  • Gaya hidup tidak dibudidayakan.
  • Hipertensi atau tekanan darah tinggi naik.
  • K
  • Adanya diabetes.
  • Faktor Usia dan Jenis Kelamin.
  • Diagnosa penyakit jantung

Penyakit jantung yang tidak segera di obati menyebabkan komplikasi yang dapat membunuh nyawa seseorang. Jika jantung tidak memiliki cukup darah untuk memompa darah, kinerjanya menurun. Kondisi ini disebut gagal jantung dan bisa datang tiba-tiba atau bertahap.

Pada fase diagnosis awal, dokter biasanya menanyakan gejala, riwayat keluarga, dan gaya hidup. Jika dokter mencurigai Anda memiliki kondisi jantung, dokter akan menyarankan menjalani beberapa tes seperti tes darah, elektrokardiogram, angiografi koroner, CT scan dan MRI scan.

Pencegahan Penyakit Jantung

Ada beberapa cara untuk mencegah penyakit jantung, antara lain:

  • Menerapkan gaya hidup sehat dengan mengurangi makanan tinggi kolesterol dan Olahraga teratur.
  • Berhenti merokok.
  • Pengurangan konsumsi alkohol.
  • Khusus untuk penderita angina atau angina sedentary, pencegahan penyakit jantung di perlukan untuk menghindari serangan jantung dan komplikasinya.

Baca Juga : Gangguan Kesehatan yang Dikeluhkan Ibu Hamil

Oleh karena itu, penderita angina pektoris dianjurkan untuk meminum obat yang diresepkan oleh dokter dan sesuai dosis.

Kapan ke dokter?

Jika Anda telah menjalani pemeriksaan dan hasil pemeriksaan kesehatan jantung ternyata baik, pemeriksaan dapat dilakukan setahun sekali. Namun, jika hasil tes menunjukkan kelainan tertentu, tes berikutnya akan lebih dekat waktunya.

Selain itu, jika gejalanya terlihat dan tidak kunjung hilang, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter. Penanganan yang tepat dapat meminimalkan efek, sehingga pengobatan dapat di lakukan lebih cepat. Untuk melakukan pemeriksaan, Anda dapat langsung membuat janji dengan dokter di rumah sakit pilihan Anda.

Jantung merupakan organ vital yang harus kita jaga agar tetap sehat. Organ ini mengontrol semua sistem tubuh karena memompa darah ke seluruh tubuh. Alasan lain kita perlu menjaga kesehatan jantung adalah penyakit jantung masih menempati urutan pertama sebagai penyakit paling mematikan di dunia.

Menerapkan gaya hidup sehat

Kunci terpenting untuk menjaga kesehatan jantung. Jika Anda peduli dengan kesehatan jantung, berikut beberapa kebiasaan yang perlu Anda terapkan untuk meningkatkan fungsi jantung, yaitu:

Tidur Yang Cukup

Tidur Yang Cukup

Bagi Anda yang memiliki kebiasaan begadang, mulailah berjalan kaki jika ingin memiliki jantung yang lebih sehat. Perlu di catat bahwa orang dewasa paruh baya dan lebih tua yang tidur tujuh jam semalam memiliki lebih sedikit kalsium di arteri mereka daripada mereka yang tidur kurang dari lima jam atau lebih dari sembilan jam. Kadar kalsium dalam arteri merupakan tanda awal penyakit jantung.

Menjaga Tekanan Darah Normal

Tekanan darah tinggi dapat merusak dinding arteri dan menciptakan jaringan parut. Akibatnya, darah dan oksigen sulit masuk dan keluar dari hati. Kondisi ini menyebabkan jantung memompa lebih keras dan lebih cepat aus. Jumlah oksigen yang tidak mencukupi kemudian dapat mengganggu berbagai fungsi tubuh.

Menjaga Tekanan Darah Normal

Nah, untuk mengontrol tekanan darah ke tingkat normal, Anda perlu memeriksakannya setiap 3-5 tahun. Orang yang berusia di atas 40 tahun atau yang memiliki tekanan darah tinggi di anjurkan untuk memeriksakannya setiap tahun. Selain rutin memeriksakan tekanan darah, Anda perlu mengurangi asupan garam dan minum alkohol tidak lebih dari satu atau dua gelas sehari.

Kurangi Asupan Lemak Jenuh

Kurangi Asupan Lemak Jenuh

Kadar lemak dalam tubuh yang terlalu tinggi berisiko menyumbat pembuluh darah, sehingga berisiko menghambat aliran darah. Karena itu, kurangi lemak jenuh, yang sering di temukan pada daging dan produk susu berlemak. Pilih potongan daging yang lebih ramping dan pilih porsi yang rendah lemak. Anda harus menghindari lemak trans yang di temukan di beberapa makanan olahan. Lemak trans juga meningkatkan kolesterol “jahat” (LDL) dalam darah.

Cek Diabetes

Gula darah yang tinggi dapat merusak arteri, sehingga ada kemungkinan tinggi menyebabkan diabetes. Untuk mencegahnya, Anda bisa mengganti nasi putih yang mengandung karbohidrat olahan dengan nasi merah yang tinggi serat. Hindari makanan yang terlalu manis dan tinggi gula. Jangan lupa untuk memeriksakan gula darah secara rutin, terutama bagi orang yang berusia di atas 45 tahun, wanita gemuk, ibu hamil, dan riwayat keluarga diabetes.

Aktif

Cobalah untuk lebih aktif setiap hari. Bagi Anda yang mendapati diri Anda duduk berjam-jam di tempat kerja, pastikan untuk meluangkan waktu untuk melakukan olahraga ringan. Anda dapat melakukan olahraga ringan selama 30 menit sehari atau setidaknya lima hari seminggu. Anda juga dapat melakukan aktivitas apa pun yang melibatkan tubuh Anda bergerak dan berkeringat.

Perbanyak Buah, Sayur, Dan Kacang-Kacangan

Jantung bekerja lebih baik jika menggunakan bahan bakar yang bersih. Itu berarti memperbanyak konsumsi makanan nabati seperti buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Anda juga harus secara bertahap mengurangi makanan olahan seperti roti putih, pasta, biskuit, dan kue kering.

Baca Juga : Urutan Tata Surya dan 5 Fakta Unik

Berhenti Merokok

Bukan rahasia lagi bahwa merokok dan asap rokok tidak baik untuk kesehatan jantung. Jika Anda memiliki kebiasaan merokok, berhentilah dan jangan menghabiskan waktu dengan perokok lain juga. Hal ini juga berlaku untuk rokok elektrik yang lebih di kenal dengan vaping. Meski berbeda dengan rokok biasa, vaping tetap mengandung nikotin yang sama beracunnya.

Akhir Kata

Nah, dengan adanya pembahasan di atas tentang Pola Hidup Sehat untuk Tingkatkan Fungsi Jantung. Sehingga memudahkan Anda untuk merawat kesehata jantung Anda menjadi lebih sehat. Jika Anda mengalami kesulitan berhenti merokok, temui dokter Anda untuk berbagai terapi atau obat-obatan untuk membantu Anda menghentikan kebiasaan tersebut. Sebelum berkunjung ke rumah sakit, Anda bisa terlebih dahulu membuat janji dengan dokter.

SHARE ON :

POSTINGAN TERKAIT